<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk SERBA SERBI TRADISI &amp; BUDAYA ORANG TERNATE</title>
	<atom:link href="http://ternate.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ternate.wordpress.com</link>
	<description>Mengenal tradisi &#38; budaya itu penting bila ingin memahami masyarakatnya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2009 11:13:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di LEGU-LEGU, Tarian Klasik Keraton Ternate oleh nurbaya</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/11/10/legu-legu-tarian-klasik-keraton-ternate/#comment-696</link>
		<dc:creator>nurbaya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 11:13:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/11/10/legu-legu-tarian-klasik-keraton-ternate/#comment-696</guid>
		<description>Assalamualaikum.. kak Busranto, saya orang Ternate asli tapi belum pernah menyaksikan langsung performance tarian Legu-Legu. Saya sangat tertarik dengan taksonomi warna-warni pakaian yang digunakan oleh penari-penari dalam tarian Legu-Legu, serta lirik dalam nyair-syair kuno berbahasa Ternate. Dan saya akan meneruskan penulisan dalam bentuk thesis. Mohon dikembangkan lagi. Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum.. kak Busranto, saya orang Ternate asli tapi belum pernah menyaksikan langsung performance tarian Legu-Legu. Saya sangat tertarik dengan taksonomi warna-warni pakaian yang digunakan oleh penari-penari dalam tarian Legu-Legu, serta lirik dalam nyair-syair kuno berbahasa Ternate. Dan saya akan meneruskan penulisan dalam bentuk thesis. Mohon dikembangkan lagi. Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Galeri Foto Ternate oleh Alwan Arif</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/gambar/#comment-695</link>
		<dc:creator>Alwan Arif</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 07:48:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/galeri-foto/#comment-695</guid>
		<description>Di Jazirah Moloku Kie Raha ada kerajaan Ternate yang amat kesohor di di masa lampau..hingga kini eksistensi Ternate masih ada..di Negara Filipina ada juga suatu kawasan/ kota yang namanya Ternate, saat ini Kota Tersebut sudah sangat maju..di kepulauan Timor ada juga Pulau Ternate..tolong dong berikan informasi apakah memang ketiga wilayah ini memang ada hubungannya di masa lampau????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di Jazirah Moloku Kie Raha ada kerajaan Ternate yang amat kesohor di di masa lampau..hingga kini eksistensi Ternate masih ada..di Negara Filipina ada juga suatu kawasan/ kota yang namanya Ternate, saat ini Kota Tersebut sudah sangat maju..di kepulauan Timor ada juga Pulau Ternate..tolong dong berikan informasi apakah memang ketiga wilayah ini memang ada hubungannya di masa lampau????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh I LOVE YOU FUUL</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-694</link>
		<dc:creator>I LOVE YOU FUUL</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 02:03:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-694</guid>
		<description>MANA CIE TNTANG BINATANGNYA?????????????
?









CPET GPL</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MANA CIE TNTANG BINATANGNYA?????????????<br />
?</p>
<p>CPET GPL</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal Bahasa Ternate oleh Ukhan</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/18/mengenal-bahasa-ternate/#comment-693</link>
		<dc:creator>Ukhan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:20:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/18/mengenal-bahasa-ternate/#comment-693</guid>
		<description>Salam tabea,,,,
kepada seluruh orang Maluku Utara pada umumnya dan orang Ternate khususnya,,
mudah-mudahan dengan zaman yang kian maju ini kita tidak melupakan budaya dari nenek moyang kita,,
mari jadilah tuan rumah di negeri sendiri,,,
sudah cukup nenek moyang kita di bombardir oleh bangsa asing (Inggris dan Belanda)..kini sudah saatnya kita bangkit untuk bersatu demi budaya kita yang begitu beragam....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam tabea,,,,<br />
kepada seluruh orang Maluku Utara pada umumnya dan orang Ternate khususnya,,<br />
mudah-mudahan dengan zaman yang kian maju ini kita tidak melupakan budaya dari nenek moyang kita,,<br />
mari jadilah tuan rumah di negeri sendiri,,,<br />
sudah cukup nenek moyang kita di bombardir oleh bangsa asing (Inggris dan Belanda)..kini sudah saatnya kita bangkit untuk bersatu demi budaya kita yang begitu beragam&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh Arthur</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-689</link>
		<dc:creator>Arthur</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 04:52:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-689</guid>
		<description>...&quot;tolong kasiang pa torang! karna tong so tara tahan deng kehidupan seperti ini&quot; ,,,. kira2 seperi inilah unkapan hati nurani mereka yang paling dalam. Karena mereka juga sebernanya punya kerinduan untuk hidup sama seperti kita manusia biasa, (&quot;nyanda main baka-baka sambunyi&quot; atau main tak umpet). Satu hal yang paling penting lagi adalah bahwa mereka &quot;berharga&quot; di mata Tuhan. Sebab itu mari torang dukung dan jangkau mereka suku-suku yang terabaikan/terasing lewat 3D: doa, daya, dana. 

nb:minta tolong sama penulisnya email kan pada saya full articles&amp;pictures togutil dan moro for my research &amp; action further, thk&#039;s a lot.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;&#8221;tolong kasiang pa torang! karna tong so tara tahan deng kehidupan seperti ini&#8221; ,,,. kira2 seperi inilah unkapan hati nurani mereka yang paling dalam. Karena mereka juga sebernanya punya kerinduan untuk hidup sama seperti kita manusia biasa, (&#8220;nyanda main baka-baka sambunyi&#8221; atau main tak umpet). Satu hal yang paling penting lagi adalah bahwa mereka &#8220;berharga&#8221; di mata Tuhan. Sebab itu mari torang dukung dan jangkau mereka suku-suku yang terabaikan/terasing lewat 3D: doa, daya, dana. </p>
<p>nb:minta tolong sama penulisnya email kan pada saya full articles&amp;pictures togutil dan moro for my research &amp; action further, thk&#8217;s a lot.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Galeri Foto Ternate oleh kartuniawan</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/gambar/#comment-688</link>
		<dc:creator>kartuniawan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 00:15:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/galeri-foto/#comment-688</guid>
		<description>Punya foto makssar timur sebelum terbakar? dari udara ato plane . saya memerlukanya untuk melihat site before and after. terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Punya foto makssar timur sebelum terbakar? dari udara ato plane . saya memerlukanya untuk melihat site before and after. terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri Asal-Usul dan Jejak Sejarah Orang Ternate oleh Dino</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/22/menelusuri-asal-usul-dan-jejak-sejarah-orang-ternate/#comment-687</link>
		<dc:creator>Dino</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 13:02:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/22/menelusuri-asal-usul-dan-jejak-sejarah-orang-ternate/#comment-687</guid>
		<description>Mksh nie ats artiklx, emg Ternate super god, I love you Kie Raha.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mksh nie ats artiklx, emg Ternate super god, I love you Kie Raha.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Halaman Diskusi oleh meneerlee</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/diskusi/#comment-686</link>
		<dc:creator>meneerlee</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 06:28:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=44#comment-686</guid>
		<description>Assalamualaikum Wr. Wb.
Saya sekarang di Malaysia menurut cerita mamaku alm kakek saya magranya Iskandar Alam dari kesultanan Bayan/Bacan. saya ingin sekali cari tahu silsilah sultan Bacan (Iskandar Alam) dimana saya bisa mendapatkan buku/ artikel apapun yang menyangkut sultan iskandar alam biar saya bisa pedomani buku atau artikel tersbut. thanks sebelumnya. salam kenal.

Ass.wr.wb
yapoel...klo mau kita bisa ngobrol di email aku fadlysoleman@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr. Wb.<br />
Saya sekarang di Malaysia menurut cerita mamaku alm kakek saya magranya Iskandar Alam dari kesultanan Bayan/Bacan. saya ingin sekali cari tahu silsilah sultan Bacan (Iskandar Alam) dimana saya bisa mendapatkan buku/ artikel apapun yang menyangkut sultan iskandar alam biar saya bisa pedomani buku atau artikel tersbut. thanks sebelumnya. salam kenal.</p>
<p>Ass.wr.wb<br />
yapoel&#8230;klo mau kita bisa ngobrol di email aku <a href="mailto:fadlysoleman@yahoo.com">fadlysoleman@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Dewi Risnawati</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-684</link>
		<dc:creator>Dewi Risnawati</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 08:11:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-684</guid>
		<description>Pertama-tama Dewi ucapin terimakasih karena telah ada blog yang menyediakan penjelasan Sejarah maupun sturktur kesultanan di Kesultanan Tidore, sehingga kami dapat dengan mudah mendapatkan info yg kita butuhkan untuk mengetahui bagaiman bentuk kesultana yang berkembang selama ini Di Ternate dan Tidore, mengingat keterbatasan buku yang tersedia dan harganya tidak dapat di jangkau oleh kalangan pelajar.

skali lagi terima kasih... situs ini sangat bermanfaat bagi saya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama-tama Dewi ucapin terimakasih karena telah ada blog yang menyediakan penjelasan Sejarah maupun sturktur kesultanan di Kesultanan Tidore, sehingga kami dapat dengan mudah mendapatkan info yg kita butuhkan untuk mengetahui bagaiman bentuk kesultana yang berkembang selama ini Di Ternate dan Tidore, mengingat keterbatasan buku yang tersedia dan harganya tidak dapat di jangkau oleh kalangan pelajar.</p>
<p>skali lagi terima kasih&#8230; situs ini sangat bermanfaat bagi saya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Ila_Dano</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-683</link>
		<dc:creator>Ila_Dano</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 14:32:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-683</guid>
		<description>Ass....maaf yach..........
klo aq nanya kaya g!ni. tp aq dengar2 katanya rambut yg d! mahkota tidore tdk tumbuh lg... apakah bnar ky g!ctu........??????????????/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass&#8230;.maaf yach&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
klo aq nanya kaya g!ni. tp aq dengar2 katanya rambut yg d! mahkota tidore tdk tumbuh lg&#8230; apakah bnar ky g!ctu&#8230;&#8230;..??????????????/</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Parker</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-680</link>
		<dc:creator>Parker</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 13:14:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-680</guid>
		<description>Wooww keren yaa.. saia ambil sebagai bahan tugas asayaa yahh.. hehehhe HIDUP MALUKU...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wooww keren yaa.. saia ambil sebagai bahan tugas asayaa yahh.. hehehhe HIDUP MALUKU&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh Ibenz</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-679</link>
		<dc:creator>Ibenz</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 10:23:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-679</guid>
		<description>Sebagai orang Moloku kie Raha, ma gugu toma adat se atorang siapa pun dia. berbuatlah untuk moloku kie raha untuk torang samua agar selalu menjaga kesultanan Moloku Kie Raha tetap berjalan sesuai dengan cita - cita para leluhur.
nora bololo : kie rutu ma gam jaha ruko ma dero ira ma dero se tiki se budi koa la kodiho doka sosira.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai orang Moloku kie Raha, ma gugu toma adat se atorang siapa pun dia. berbuatlah untuk moloku kie raha untuk torang samua agar selalu menjaga kesultanan Moloku Kie Raha tetap berjalan sesuai dengan cita &#8211; cita para leluhur.<br />
nora bololo : kie rutu ma gam jaha ruko ma dero ira ma dero se tiki se budi koa la kodiho doka sosira.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal Bahasa Ternate oleh Ibenz</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/18/mengenal-bahasa-ternate/#comment-678</link>
		<dc:creator>Ibenz</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 10:08:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/18/mengenal-bahasa-ternate/#comment-678</guid>
		<description>Toma uwa se hang moju toma limau gapi ma tugu jou bolo ngofa ngare. filosofis
ino foma kati nyinga doka gosora se bulawa om doro foma maku mote doka saya, saya lara komoi
sebagai orang T3rnate kita harus selalu menjunjung tinggi nilai - nilai dan norma - norma para leluhur kita agar tak pernah hilang sampai akhirul Zaman, Suba jo !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Toma uwa se hang moju toma limau gapi ma tugu jou bolo ngofa ngare. filosofis<br />
ino foma kati nyinga doka gosora se bulawa om doro foma maku mote doka saya, saya lara komoi<br />
sebagai orang T3rnate kita harus selalu menjunjung tinggi nilai &#8211; nilai dan norma &#8211; norma para leluhur kita agar tak pernah hilang sampai akhirul Zaman, Suba jo !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Stratifikasi Sosial Masyarakat Adat di Ternate oleh Dwi Rhina Putri</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-675</link>
		<dc:creator>Dwi Rhina Putri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 12:59:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-675</guid>
		<description>Cukup menarik perhatian bagi semua orang dan sangat mengesankan bagi saya, wkwkwkwkwkwkwkwkwkw................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cukup menarik perhatian bagi semua orang dan sangat mengesankan bagi saya, wkwkwkwkwkwkwkwkwkw&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh John1678</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-673</link>
		<dc:creator>John1678</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 21:31:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-673</guid>
		<description>Very nice site!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Very nice site!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Ngofa Tolbes</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-669</link>
		<dc:creator>Ngofa Tolbes</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 10:46:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-669</guid>
		<description>Sejarah adalah akar bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari pohon negara tugas kita kedepan bukan hanya untuk mengenang sejarah itu sendiri tapi membuktikan bahwa kita adalah bangsa yang besar di dunia ini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah adalah akar bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari pohon negara tugas kita kedepan bukan hanya untuk mengenang sejarah itu sendiri tapi membuktikan bahwa kita adalah bangsa yang besar di dunia ini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Symbolyzation of Food Served on Traditional Wedding Ceremony of Ternate oleh Sandra R.</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/05/25/symbolyzation-of-food-served-on-traditional-wedding-ceremony-of-ternate/#comment-668</link>
		<dc:creator>Sandra R.</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 14:12:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/06/08/symbolyzation-of-food-served-on-traditional-wedding-ceremony-of-ternate/#comment-668</guid>
		<description>Hi.. I was surfing and found your blog post... nice! I love your blog.  :) Cheers! Sandra. R.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi.. I was surfing and found your blog post&#8230; nice! I love your blog.  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Cheers! Sandra. R.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri Asal-Usul dan Jejak Sejarah Orang Ternate oleh Indra Syarif</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/22/menelusuri-asal-usul-dan-jejak-sejarah-orang-ternate/#comment-666</link>
		<dc:creator>Indra Syarif</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 04:30:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/22/menelusuri-asal-usul-dan-jejak-sejarah-orang-ternate/#comment-666</guid>
		<description>Ternate is the best...  Mungkin dari segi pembangunan Ternate masih kurang dan kalah jauh dari daerah lain, tapi dari segi budaya dan adat se atoran jangankan Indonesia, dunia pun tak sanggup menanandinginya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ternate is the best&#8230;  Mungkin dari segi pembangunan Ternate masih kurang dan kalah jauh dari daerah lain, tapi dari segi budaya dan adat se atoran jangankan Indonesia, dunia pun tak sanggup menanandinginya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh ANTO</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-662</link>
		<dc:creator>ANTO</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 02:21:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-662</guid>
		<description>Buat : &lt;strong&gt;Ello di Belakang RRI Ternate&lt;/strong&gt;,
Thanks atas kunjungan dan komentarnya.

Menanggapi kembali pernyataan anda pada kolom komentar di bawah, saya terpaksa harus menguraikan agak panjang lebar nih….!
Saya mengutip kembali pernyataan anda sbb : “Menurut saya, yang saya tau masyarakat khususnya di Jailolo, mereka sangat tidak menghargai Sultannya yang sekrang ini...  mereka berpikir bahwa menurut orang tua2 bahwa Sultan nya sudah tidak ada lagi...”

Memang itu realita yang ada di masyarakat Jailolo saat ini. Namun demikian perlu dicatat bahwa tidak semua masyarakat Jailolo memandang &quot;&lt;strong&gt;Sdr. Abdullah Abdul Rahman Haryanto Syah&lt;/strong&gt;&quot; sang sultan Jailolo baru ini seperti begitu, masih ada segelintir yang tetap menghargai kedudukan beliau sebagai Sultan Jailolo. Bila kita ingin mengetahui berbicara tentang hal ini, haruslah dilakukan oleh lembaga survey secara ilmiah ke masyarakat Jailolo untuk mengukur sejauh mana kadar nilai &quot;pengakuan&quot; dan &quot;keabsahan&quot; terhadap figur Sultan Jailolo moderen yang tidak tahu berbahasa daerah (Ternate) ini. Banyak dari mereka (orang2 Jailolo) yang sempat bersuara sinis, pernah mengatakan bahwa : 
&quot;...Beliau bukan keturunan ASLI yang semestinya berhak mewarisi takhta sebagai &lt;strong&gt;Kolano Jou Tia&lt;/strong&gt;, beliau diangkat menjadi Sultan Jailolo atas rekomendasi besar dari Sultan Ternate Mudaffar Syah beberapa tahun yang lalu. Sesuai catatan sejarah beliau berasal dari keturunan Muhammad Arif Bila dan Muhammad Asgar yang tidak pernah menduduki takhta kesultanan Jailolo di tanah Jailolo itu sendiri (&lt;strong&gt;Limau Tagalaya&lt;/strong&gt;) melainkan hanya sebagai &quot;Sultan Boneka&quot; oleh politik Nuku dan strategi Belanda yang ditempatkan di wilayah pengasingan di Halmahera belakang (Weda, Maba, pulau Seram). Pemahaman seperti ini mungkin masih melekat dalam masyarakat Jailolo, sehingga mereka masih tetap menganggap bahwa Kolano Jou Tia memang sudah lama telah tiada, ini berarti bahwa belum ada “pengakuan” terhadap Abdullah Syah. Merekapun tahu kalau sisa-sisa keturun asli sultan Jailolo terakhir sebelum lenyap bergelar &lt;strong&gt;Sultan Doa&lt;/strong&gt;,  masih ada dan tersebar di beberapa wilayah di Maluku utara terutama di Soa Sambelo Tidore, dan sebagian di Ternate, Moti dll dengan daftar sisilah keturunan yg masih utuh terpelihara hingga saat ini, mungkin Kolano Jou Tia semestinya tidak diambil dari sisa keturunan yang di &lt;strong&gt;Cianjur&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Muntok - Sumatera&lt;/strong&gt; atau dari wilayah manapun. Menurut daftar sisilah keturunan Sultan Doa yang masih terpelihara hingga kini, dan disinkronkan dengan beberapa catatn sejarah yang terpotong-potong disimpulkan bahwa nenek moyang &quot;Abdullah Syah&quot; berasal dari kedua adik Sultan Doa, yaitu &lt;strong&gt;Kaicil Prentah&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;Kaicil Gugu Alam&lt;/strong&gt;, alur dan garis keturunannya sangat jelas dalam daftar sisilah keturunan yang menjadi obyek penelitian saya &amp; &lt;strong&gt;Mr. Donald P. Tick, &lt;/strong&gt; beberapa tahun terakhir ini.

Dari kacamata sejarah, saya berusaha memandang secara objektif, sedangkan masyarakat Jailolo (masyarakat adat) mungkin juga memandang seperti itu. Mungkin hal itu yang ada di kepala mereka orang2 Jailolo yang anda maksud pada komentar anda tersebut.  

Demikian sharing saya atas komentar anda pada artikel ini.
Bila ingin menyanggah kembali dipersilahkan, juga kepada pembaca yang lain…!

&lt;em&gt;Catatan&lt;/em&gt; :
Untuk penanya sebelumnya saya membenarkan bahwa nama raja Jailolo yang terkenal dalam catatan sejarah, yakni &lt;strong&gt;KATARABUMI&lt;/strong&gt; adalah bukan gelar, tapi nama sebenarnya yang dilafadzkan secara berbeda, karena dalam daftar sisilah tersebut terdapat nama salah satu Sultan Jailolo, dengan nama kebesaran ; &lt;strong&gt;Syailillah Jou Kolano TARKIBUN&lt;/strong&gt;. Saya berasumsi bahwa dari nama Tarkibun inilah yang ditulis oleh beberapa penulis asing dengan lafadz Tarakabumi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat : <strong>Ello di Belakang RRI Ternate</strong>,<br />
Thanks atas kunjungan dan komentarnya.</p>
<p>Menanggapi kembali pernyataan anda pada kolom komentar di bawah, saya terpaksa harus menguraikan agak panjang lebar nih….!<br />
Saya mengutip kembali pernyataan anda sbb : “Menurut saya, yang saya tau masyarakat khususnya di Jailolo, mereka sangat tidak menghargai Sultannya yang sekrang ini&#8230;  mereka berpikir bahwa menurut orang tua2 bahwa Sultan nya sudah tidak ada lagi&#8230;”</p>
<p>Memang itu realita yang ada di masyarakat Jailolo saat ini. Namun demikian perlu dicatat bahwa tidak semua masyarakat Jailolo memandang &#8220;<strong>Sdr. Abdullah Abdul Rahman Haryanto Syah</strong>&#8221; sang sultan Jailolo baru ini seperti begitu, masih ada segelintir yang tetap menghargai kedudukan beliau sebagai Sultan Jailolo. Bila kita ingin mengetahui berbicara tentang hal ini, haruslah dilakukan oleh lembaga survey secara ilmiah ke masyarakat Jailolo untuk mengukur sejauh mana kadar nilai &#8220;pengakuan&#8221; dan &#8220;keabsahan&#8221; terhadap figur Sultan Jailolo moderen yang tidak tahu berbahasa daerah (Ternate) ini. Banyak dari mereka (orang2 Jailolo) yang sempat bersuara sinis, pernah mengatakan bahwa :<br />
&#8220;&#8230;Beliau bukan keturunan ASLI yang semestinya berhak mewarisi takhta sebagai <strong>Kolano Jou Tia</strong>, beliau diangkat menjadi Sultan Jailolo atas rekomendasi besar dari Sultan Ternate Mudaffar Syah beberapa tahun yang lalu. Sesuai catatan sejarah beliau berasal dari keturunan Muhammad Arif Bila dan Muhammad Asgar yang tidak pernah menduduki takhta kesultanan Jailolo di tanah Jailolo itu sendiri (<strong>Limau Tagalaya</strong>) melainkan hanya sebagai &#8220;Sultan Boneka&#8221; oleh politik Nuku dan strategi Belanda yang ditempatkan di wilayah pengasingan di Halmahera belakang (Weda, Maba, pulau Seram). Pemahaman seperti ini mungkin masih melekat dalam masyarakat Jailolo, sehingga mereka masih tetap menganggap bahwa Kolano Jou Tia memang sudah lama telah tiada, ini berarti bahwa belum ada “pengakuan” terhadap Abdullah Syah. Merekapun tahu kalau sisa-sisa keturun asli sultan Jailolo terakhir sebelum lenyap bergelar <strong>Sultan Doa</strong>,  masih ada dan tersebar di beberapa wilayah di Maluku utara terutama di Soa Sambelo Tidore, dan sebagian di Ternate, Moti dll dengan daftar sisilah keturunan yg masih utuh terpelihara hingga saat ini, mungkin Kolano Jou Tia semestinya tidak diambil dari sisa keturunan yang di <strong>Cianjur</strong> atau <strong>Muntok &#8211; Sumatera</strong> atau dari wilayah manapun. Menurut daftar sisilah keturunan Sultan Doa yang masih terpelihara hingga kini, dan disinkronkan dengan beberapa catatn sejarah yang terpotong-potong disimpulkan bahwa nenek moyang &#8220;Abdullah Syah&#8221; berasal dari kedua adik Sultan Doa, yaitu <strong>Kaicil Prentah</strong> dan <strong>Kaicil Gugu Alam</strong>, alur dan garis keturunannya sangat jelas dalam daftar sisilah keturunan yang menjadi obyek penelitian saya &amp; <strong>Mr. Donald P. Tick, </strong> beberapa tahun terakhir ini.</p>
<p>Dari kacamata sejarah, saya berusaha memandang secara objektif, sedangkan masyarakat Jailolo (masyarakat adat) mungkin juga memandang seperti itu. Mungkin hal itu yang ada di kepala mereka orang2 Jailolo yang anda maksud pada komentar anda tersebut.  </p>
<p>Demikian sharing saya atas komentar anda pada artikel ini.<br />
Bila ingin menyanggah kembali dipersilahkan, juga kepada pembaca yang lain…!</p>
<p><em>Catatan</em> :<br />
Untuk penanya sebelumnya saya membenarkan bahwa nama raja Jailolo yang terkenal dalam catatan sejarah, yakni <strong>KATARABUMI</strong> adalah bukan gelar, tapi nama sebenarnya yang dilafadzkan secara berbeda, karena dalam daftar sisilah tersebut terdapat nama salah satu Sultan Jailolo, dengan nama kebesaran ; <strong>Syailillah Jou Kolano TARKIBUN</strong>. Saya berasumsi bahwa dari nama Tarkibun inilah yang ditulis oleh beberapa penulis asing dengan lafadz Tarakabumi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh ANTO</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-661</link>
		<dc:creator>ANTO</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 00:50:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-661</guid>
		<description>Buat nDIL, 
Makasih atas komentarnya....
Link artikel ini yg anda taruh di http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2347530 ternyata banyak juga tanggapannya... malah lebih banyak dari tanggapan di blog saya ini...
Saya bisa mengambil kesimpulan sementara, bahwa ternyata sebagian besar warga negara ini belom tau keberadaan suku TOGUTIL ini, bahkan sebagian besar dari komentator tidak menyangka bahwa Indonesia yg sudah merdeka lebih dari 60 taon ini kok masih ada warga negara yg primitif, bahkan lebih para dari suku BADUY....
Thanks, atas yag link-nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat nDIL,<br />
Makasih atas komentarnya&#8230;.<br />
Link artikel ini yg anda taruh di <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2347530" rel="nofollow">http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2347530</a> ternyata banyak juga tanggapannya&#8230; malah lebih banyak dari tanggapan di blog saya ini&#8230;<br />
Saya bisa mengambil kesimpulan sementara, bahwa ternyata sebagian besar warga negara ini belom tau keberadaan suku TOGUTIL ini, bahkan sebagian besar dari komentator tidak menyangka bahwa Indonesia yg sudah merdeka lebih dari 60 taon ini kok masih ada warga negara yg primitif, bahkan lebih para dari suku BADUY&#8230;.<br />
Thanks, atas yag link-nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di My Profil oleh Ello Scream Voice</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/about/#comment-659</link>
		<dc:creator>Ello Scream Voice</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 22:24:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-659</guid>
		<description>Thanks om ee...
Om memang peduli sejarah Maluku Utara saya salut p om...
by : Ello anak Ternate di blk RRI...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks om ee&#8230;<br />
Om memang peduli sejarah Maluku Utara saya salut p om&#8230;<br />
by : Ello anak Ternate di blk RRI&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh Ello Scream Voice</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-658</link>
		<dc:creator>Ello Scream Voice</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 22:17:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-658</guid>
		<description>Menurut saya, yang saya tau masyarakat khususnya di Jailolo, mereka sangat tidak menghargai Sultannya yang sekrang ini...  mereka berpikir bahwa menurut orang tua2 bahwa Sultan nya sudah tidak ada lagi...
Saya pernah satu kapal dengan beliau (Sultan Jailolo) dari Jailolo ke Ternate dimana di dalam kapal orng2 Jailolo hanya membiarkan beliau begitu saja... tidak sama dengan Sultan Ternate, Tidore yang rakyatnya sangat menghargai Sultan2nya... saya asli orang Ternate karena saya tahu adat se atorang saya dan sodara2 saya &quot;suba&quot; semacam menyembah (menghormati Sultan) beliau (Sultan Jailolo) terlihat kaget karna beliau waktu masih di pelabuhan tidak ada satupun rakyatnya &quot;suba&quot; kepada beliau... disini lah saya melihat bahwa rakyat Jailolo tidak menghargai jerih payah Sultan Ternate yang telah menggangkat Sultan Jailolo kembali... thanks atas info nya yang sangat bermanfaat...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, yang saya tau masyarakat khususnya di Jailolo, mereka sangat tidak menghargai Sultannya yang sekrang ini&#8230;  mereka berpikir bahwa menurut orang tua2 bahwa Sultan nya sudah tidak ada lagi&#8230;<br />
Saya pernah satu kapal dengan beliau (Sultan Jailolo) dari Jailolo ke Ternate dimana di dalam kapal orng2 Jailolo hanya membiarkan beliau begitu saja&#8230; tidak sama dengan Sultan Ternate, Tidore yang rakyatnya sangat menghargai Sultan2nya&#8230; saya asli orang Ternate karena saya tahu adat se atorang saya dan sodara2 saya &#8220;suba&#8221; semacam menyembah (menghormati Sultan) beliau (Sultan Jailolo) terlihat kaget karna beliau waktu masih di pelabuhan tidak ada satupun rakyatnya &#8220;suba&#8221; kepada beliau&#8230; disini lah saya melihat bahwa rakyat Jailolo tidak menghargai jerih payah Sultan Ternate yang telah menggangkat Sultan Jailolo kembali&#8230; thanks atas info nya yang sangat bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Arsitektur Tradisional Ternate &#8211; Tidore dan Halmahera (Studi Analisa Konstruksi Tradisional) oleh Moro</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/04/10/arsitektur-tradisional-ternate-tidore-dan-halmahera-studi-analisa-konstruksi-tradisional/#comment-657</link>
		<dc:creator>Moro</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 11:52:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/04/10/arsitektur-tradisional-ternate-tidore-dan-halmahera-studi-analisa-konstruksi-tradisional/#comment-657</guid>
		<description>Good information, I will come back to new information...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Good information, I will come back to new information&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Arsitektur Tradisional Ternate &#8211; Tidore dan Halmahera (Studi Analisa Konstruksi Tradisional) oleh Moro</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/04/10/arsitektur-tradisional-ternate-tidore-dan-halmahera-studi-analisa-konstruksi-tradisional/#comment-656</link>
		<dc:creator>Moro</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 11:23:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/04/10/arsitektur-tradisional-ternate-tidore-dan-halmahera-studi-analisa-konstruksi-tradisional/#comment-656</guid>
		<description>Good info, I will be coming back to http://www.ternate.wordpress.com for new information. Thank you...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Good info, I will be coming back to <a href="http://www.ternate.wordpress.com" rel="nofollow">http://www.ternate.wordpress.com</a> for new information. Thank you&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh rfna</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-655</link>
		<dc:creator>rfna</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 10:17:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-655</guid>
		<description>Terima kasih, informasi mengenai &quot;Tidore&quot;nya sangatsangat membantu
:D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih, informasi mengenai &#8220;Tidore&#8221;nya sangatsangat membantu<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Abdul Syawal</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-654</link>
		<dc:creator>Abdul Syawal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 06:06:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-654</guid>
		<description>Aku bangga dengan leluhurku yang kaya akan budaya menjadikan Moloku Kie Raha yang terdengar samapai ke ujung dunia salam............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku bangga dengan leluhurku yang kaya akan budaya menjadikan Moloku Kie Raha yang terdengar samapai ke ujung dunia salam&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh ndiL</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-653</link>
		<dc:creator>ndiL</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 16:59:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-653</guid>
		<description>bagus bgt artikelnya..
saya baru tau ada suku seperti ini..

ky&#039;y lbih parah dri dayak,baduy,dll yah bos...

kasian indonesia,msi ad yg kaya gini!!
tp wlopun gtu ttp bngga saya jd org indonesia..

chayyooo!!!

btw,ijin copy yah....

mksih!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus bgt artikelnya..<br />
saya baru tau ada suku seperti ini..</p>
<p>ky&#8217;y lbih parah dri dayak,baduy,dll yah bos&#8230;</p>
<p>kasian indonesia,msi ad yg kaya gini!!<br />
tp wlopun gtu ttp bngga saya jd org indonesia..</p>
<p>chayyooo!!!</p>
<p>btw,ijin copy yah&#8230;.</p>
<p>mksih!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh broery</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-652</link>
		<dc:creator>broery</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 07:26:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-652</guid>
		<description>bosan...kerajaan melulu....!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bosan&#8230;kerajaan melulu&#8230;.!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh harun</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-651</link>
		<dc:creator>harun</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 07:18:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-651</guid>
		<description>Tulisan yang luar biasa, bukan pekerjaan mudah tentunya. Saya orang Betawi, pernah ke ternate untuk beberapa hari sekitar awal tahun 2000. Daerah yang luar biasa potensinya. Sempat jalan-jalan dan solat dimasjid samping istana kesultanan. Maju terus Ternate, maju terus indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan yang luar biasa, bukan pekerjaan mudah tentunya. Saya orang Betawi, pernah ke ternate untuk beberapa hari sekitar awal tahun 2000. Daerah yang luar biasa potensinya. Sempat jalan-jalan dan solat dimasjid samping istana kesultanan. Maju terus Ternate, maju terus indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “MUSIK BAMBU HITADA &amp; MUSIK YANGER”, ( Kesenian Tradisional orang Halmahera ) oleh dinda previanti</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/02/20/%e2%80%9cmusik-bambu-hitada-musik-yanger%e2%80%9d-kesenian-tradisional-orang-halmahera/#comment-650</link>
		<dc:creator>dinda previanti</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 11:05:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2009/02/20/%e2%80%9cmusik-bambu-hitada-musik-yanger%e2%80%9d-kesenian-tradisional-orang-halmahera/#comment-650</guid>
		<description>artikel ini sangat membantu saya dalam mengerjaka tugas bahasa inggris dimana saya mengambil seni tradisi provinsi maluku utara, karena saya sendiri masih keturunan orang ternate yg mengalir dari ayah saya, doakan insya allah saya akan berkunjung ke ternate saat liburan akhri tahun ini, saya cinta maluku, jangan stop samapi disini tentang artikel mengenai maluku ini :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel ini sangat membantu saya dalam mengerjaka tugas bahasa inggris dimana saya mengambil seni tradisi provinsi maluku utara, karena saya sendiri masih keturunan orang ternate yg mengalir dari ayah saya, doakan insya allah saya akan berkunjung ke ternate saat liburan akhri tahun ini, saya cinta maluku, jangan stop samapi disini tentang artikel mengenai maluku ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di My Profil oleh Izhar</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/about/#comment-649</link>
		<dc:creator>Izhar</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 12:07:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-649</guid>
		<description>Om,,, terimahkasih atas tulisannya.... pas buat referensiku, salam kenal..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Om,,, terimahkasih atas tulisannya&#8230;. pas buat referensiku, salam kenal..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh sjahmarley</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-647</link>
		<dc:creator>sjahmarley</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2009 06:52:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-647</guid>
		<description>Togutil????? menarik....... Ngoni ada sadiki riwayat tentang perjalanan penaklukkan 72 pulau Sultan Baabullah?,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Togutil????? menarik&#8230;&#8230;. Ngoni ada sadiki riwayat tentang perjalanan penaklukkan 72 pulau Sultan Baabullah?,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “TUTEBA”, Sebuah Fenomena Baru Dalam Prostitusi di Ternate. (Opini Warga Ternate) oleh Anwar Muis</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/09/05/%e2%80%9ctuteba%e2%80%9d-sebuah-fenomena-baru-dalam-prostitusi-di-ternate-opini-warga-ternate/#comment-644</link>
		<dc:creator>Anwar Muis</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 14:56:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/09/05/%e2%80%9ctuteba%e2%80%9d-sebuah-fenomena-baru-dalam-prostitusi-di-ternate-opini-warga-ternate/#comment-644</guid>
		<description>Dibagian saya menyebutkan bahwa Ternate adalah kota seribu masjid, sehingga adanya Tuteba ini saya tidak setuju, untuk mengeliminirnya perlu kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, Kesultanan dalam memerangi penyakit masyarakat ini. Baiknya jangan jangan pelaku wanitanya saja yang diuber-uber tetapi berikan hukuman berat kepada si lelaki hidung belang. pertontonkan di khalayak ramai, muat di media, diharapkan bisa berkurang dan hilang sama sekali karena pembeli tak ada (suplay and demand)

Wass
Anwar Muis</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dibagian saya menyebutkan bahwa Ternate adalah kota seribu masjid, sehingga adanya Tuteba ini saya tidak setuju, untuk mengeliminirnya perlu kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, Kesultanan dalam memerangi penyakit masyarakat ini. Baiknya jangan jangan pelaku wanitanya saja yang diuber-uber tetapi berikan hukuman berat kepada si lelaki hidung belang. pertontonkan di khalayak ramai, muat di media, diharapkan bisa berkurang dan hilang sama sekali karena pembeli tak ada (suplay and demand)</p>
<p>Wass<br />
Anwar Muis</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Anwar</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-643</link>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 14:18:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-643</guid>
		<description>Saya berlayar dari Ternate ke Tidore bulan Oktober 2007 dengan taksi air (carter), dalam hitungan menit kita sudah sampai dipelabuhan seberang. dalam perjalanan sebelah kanan menjulang pulau seribu (Pulau yang diabadikan dalan uang rupiah pecahan seribu rupiah. Jauh berjalan banyak yang dilihat, lama hidup banyak yang dirasakan. Disini saya merasakan bahwa nikmat Allah SWT kepada bangsa Indonesia tiada taranya di dunia ini. tidak ada yang dapat menyerupai Nusantara kita. Dan saya berterima kasih kepada penulis ini sehingga kenangan manis saya dengan pulau rempah-rempah ini, tak terlupakan. Apalagi setelah sampai di desa Indonesiana, yang menurut sdr Amin, merupakan Indonesia mini, karena hampir semua suku bangsa ada disana. Pada saat berbuka puasa, terhidang berbagai macam kue khas dan minuman kelapa muda. Setelah magrib tiba saatnya makan besar, saya masih tetap saja makan kue-kue kecil, sedangkan orang lain sudah ramai makan dengan ikan-ikan yang tersedia, sehingga teman mengingatkan &quot;ayo makan, sebentar lagi kita brangkat taraweh kemesjid sebelan desa. Dengan entenya saya menjawab, nunggu nasi, lantas dijawab disini tak ada nasi,sebagai penggantinga ya ya masakan ubi itu&quot;. Terpikir oleh ku, betapa besarnya nikmat Allah yang telah tercurah kepada bangsa ini, sehingga aku tertawa geli dan dengan semangat menyala-nyala,ku nikmati makan malam tersebut dengan lahapnya. 
Sama dengan komentar saya di tulisan ternate bahwa peninggalan sejarah yang memberikan inspirsi generasi muda berikutnya nampaknya kurang mendapat perhatian, semoga tulisan ini dapat memacu kepedulian semua pihak. Amin

Wassalam 
Anwar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya berlayar dari Ternate ke Tidore bulan Oktober 2007 dengan taksi air (carter), dalam hitungan menit kita sudah sampai dipelabuhan seberang. dalam perjalanan sebelah kanan menjulang pulau seribu (Pulau yang diabadikan dalan uang rupiah pecahan seribu rupiah. Jauh berjalan banyak yang dilihat, lama hidup banyak yang dirasakan. Disini saya merasakan bahwa nikmat Allah SWT kepada bangsa Indonesia tiada taranya di dunia ini. tidak ada yang dapat menyerupai Nusantara kita. Dan saya berterima kasih kepada penulis ini sehingga kenangan manis saya dengan pulau rempah-rempah ini, tak terlupakan. Apalagi setelah sampai di desa Indonesiana, yang menurut sdr Amin, merupakan Indonesia mini, karena hampir semua suku bangsa ada disana. Pada saat berbuka puasa, terhidang berbagai macam kue khas dan minuman kelapa muda. Setelah magrib tiba saatnya makan besar, saya masih tetap saja makan kue-kue kecil, sedangkan orang lain sudah ramai makan dengan ikan-ikan yang tersedia, sehingga teman mengingatkan &#8220;ayo makan, sebentar lagi kita brangkat taraweh kemesjid sebelan desa. Dengan entenya saya menjawab, nunggu nasi, lantas dijawab disini tak ada nasi,sebagai penggantinga ya ya masakan ubi itu&#8221;. Terpikir oleh ku, betapa besarnya nikmat Allah yang telah tercurah kepada bangsa ini, sehingga aku tertawa geli dan dengan semangat menyala-nyala,ku nikmati makan malam tersebut dengan lahapnya.<br />
Sama dengan komentar saya di tulisan ternate bahwa peninggalan sejarah yang memberikan inspirsi generasi muda berikutnya nampaknya kurang mendapat perhatian, semoga tulisan ini dapat memacu kepedulian semua pihak. Amin</p>
<p>Wassalam<br />
Anwar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri Asal-Usul dan Jejak Sejarah Orang Ternate oleh Anwar</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/22/menelusuri-asal-usul-dan-jejak-sejarah-orang-ternate/#comment-642</link>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 13:29:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/22/menelusuri-asal-usul-dan-jejak-sejarah-orang-ternate/#comment-642</guid>
		<description>Saya sangat terkesan dengan kota Ternate yang terletak dikaki gunung Gamalama, yang ketika saya berada di Ternate Oktober 2007, gunung Gamalama lagi sedikit batuk-batuk (bukan terserang A-H!N1 lo), hal tersebut menambah cantiknya undak-undakan kota Ternate dengan latar belakang gunung Gamalama yang di puncaknya ada pijaran api, yang dipandang dari laut diwaktu malam, indah sekali. Ketika berkeliling pulau Ternate yang lebih kurang 60 menit perjlanan, hampir sepanjang jalan masyarakat menjemur cengkeh, yang pada abad-abad lalu menjadi sumber perselisihan sehngga ketidaknyamanan bagi penduduk. Disamping itu banyak obyek wisata sekeliling pulau, tetapi sayang banyak yang tidak terurus, seperti benteng yang dijadikan asrama/kantor Palrem Dam Pattimura, sehingga menghilangkan nilai yang dikandungnya. Begitu pula makam pahlawan Nasional Sultan badaruddin II. Seputar kota saya banyak menemukan masjid dan arsitekturnya sangat indah, sehingga menurut saya pantas dijuluki dengan kota seribu masjid. Semoga semakin berkembang pariwisatanya, amin...

Wass
Anwar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat terkesan dengan kota Ternate yang terletak dikaki gunung Gamalama, yang ketika saya berada di Ternate Oktober 2007, gunung Gamalama lagi sedikit batuk-batuk (bukan terserang A-H!N1 lo), hal tersebut menambah cantiknya undak-undakan kota Ternate dengan latar belakang gunung Gamalama yang di puncaknya ada pijaran api, yang dipandang dari laut diwaktu malam, indah sekali. Ketika berkeliling pulau Ternate yang lebih kurang 60 menit perjlanan, hampir sepanjang jalan masyarakat menjemur cengkeh, yang pada abad-abad lalu menjadi sumber perselisihan sehngga ketidaknyamanan bagi penduduk. Disamping itu banyak obyek wisata sekeliling pulau, tetapi sayang banyak yang tidak terurus, seperti benteng yang dijadikan asrama/kantor Palrem Dam Pattimura, sehingga menghilangkan nilai yang dikandungnya. Begitu pula makam pahlawan Nasional Sultan badaruddin II. Seputar kota saya banyak menemukan masjid dan arsitekturnya sangat indah, sehingga menurut saya pantas dijuluki dengan kota seribu masjid. Semoga semakin berkembang pariwisatanya, amin&#8230;</p>
<p>Wass<br />
Anwar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Don Yesriel  Yohan  Kusa Banu Naek</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-641</link>
		<dc:creator>Don Yesriel  Yohan  Kusa Banu Naek</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 11:22:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-641</guid>
		<description>selamat dan sukses. trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat dan sukses. trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “TUTEBA”, Sebuah Fenomena Baru Dalam Prostitusi di Ternate. (Opini Warga Ternate) oleh anwar khairuddin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/09/05/%e2%80%9ctuteba%e2%80%9d-sebuah-fenomena-baru-dalam-prostitusi-di-ternate-opini-warga-ternate/#comment-636</link>
		<dc:creator>anwar khairuddin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 07:35:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/09/05/%e2%80%9ctuteba%e2%80%9d-sebuah-fenomena-baru-dalam-prostitusi-di-ternate-opini-warga-ternate/#comment-636</guid>
		<description>Saya sangat tidak setuju jika kota ternate  di jadikan sebagai kota prostitusi.Untuk membenahi agar kota ternate di jadikan sebagai kota madani terlabih dahulu kita harus perbaiki dari diri sendiri sebelum memperbaiki diri orang lain...jangan asal mengeluarkan perintah namun perintah tersebut di abaikan begitu saja...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat tidak setuju jika kota ternate  di jadikan sebagai kota prostitusi.Untuk membenahi agar kota ternate di jadikan sebagai kota madani terlabih dahulu kita harus perbaiki dari diri sendiri sebelum memperbaiki diri orang lain&#8230;jangan asal mengeluarkan perintah namun perintah tersebut di abaikan begitu saja&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profil Daerah Ternate oleh Dicky</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/04/05/profil-daerah-ternate/#comment-635</link>
		<dc:creator>Dicky</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 04:03:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/04/05/profil-daerah-ternate/#comment-635</guid>
		<description>Salam

Saya ingin lebih mengetahui soal Pulau Mayau (pulau maju).
Bisakah saya mendapat infonya? Tentang penduduk, wisata dan foto-fotonya.

Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam</p>
<p>Saya ingin lebih mengetahui soal Pulau Mayau (pulau maju).<br />
Bisakah saya mendapat infonya? Tentang penduduk, wisata dan foto-fotonya.</p>
<p>Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Makna Filosofis Tradisi Saro-Saro dan Joko Kaha serta Sajian Makanan Adat Ternate oleh vanprey</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/04/09/makna-filosofis-tradisi-saro-saro-dan-joko-kaha-serta-sajian-makanan-adat-ternate/#comment-633</link>
		<dc:creator>vanprey</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 06:03:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/04/09/makna-filosofis-tradisi-saro-saro-dan-joko-kaha-serta-sajian-makanan-adat-ternate/#comment-633</guid>
		<description>terus tegakkan budaya ternate......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terus tegakkan budaya ternate&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “MUSIK BAMBU HITADA &amp; MUSIK YANGER”, ( Kesenian Tradisional orang Halmahera ) oleh johan</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/02/20/%e2%80%9cmusik-bambu-hitada-musik-yanger%e2%80%9d-kesenian-tradisional-orang-halmahera/#comment-632</link>
		<dc:creator>johan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 18:34:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2009/02/20/%e2%80%9cmusik-bambu-hitada-musik-yanger%e2%80%9d-kesenian-tradisional-orang-halmahera/#comment-632</guid>
		<description>itu bahasa belanda ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itu bahasa belanda ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Darmawijaya</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-630</link>
		<dc:creator>Darmawijaya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 12:31:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-630</guid>
		<description>Kepada para elit Moloku Kie Raha, saya hanya berharap untuk banyak belajar pada Sida Arif Malamo. Dia adalah tokoh yang bijak yang berhasil memprakarsai peremuan Moti pada tahun 1322 demi terciptanya Moloku Kie Raha yang lebih sejuk. Hal yang sama juga dilakukan oleh Sultan Saifuddin dan Sultan Nuku. Mereka berusaha Moloku Kie Raha tetap terbangun darin empat pilar persauadaraan, yaitu Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan, karena  pada dasarnya penguasa Moloku Kie Raha adalah bersaudara, karena  sama-sama berasal dari pasangan Jafar Shadiq dan Nur Sifa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada para elit Moloku Kie Raha, saya hanya berharap untuk banyak belajar pada Sida Arif Malamo. Dia adalah tokoh yang bijak yang berhasil memprakarsai peremuan Moti pada tahun 1322 demi terciptanya Moloku Kie Raha yang lebih sejuk. Hal yang sama juga dilakukan oleh Sultan Saifuddin dan Sultan Nuku. Mereka berusaha Moloku Kie Raha tetap terbangun darin empat pilar persauadaraan, yaitu Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan, karena  pada dasarnya penguasa Moloku Kie Raha adalah bersaudara, karena  sama-sama berasal dari pasangan Jafar Shadiq dan Nur Sifa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Stratifikasi Sosial Masyarakat Adat di Ternate oleh Roy</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-625</link>
		<dc:creator>Roy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 16:27:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-625</guid>
		<description>Salam, Mister Busranto
Tolong berikan info tentang sejarah fam Sangadji nama-nama para leluhurnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam, Mister Busranto<br />
Tolong berikan info tentang sejarah fam Sangadji nama-nama para leluhurnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh Roy</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-624</link>
		<dc:creator>Roy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 15:54:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-624</guid>
		<description>Dear, Mister Busranto
Saya mau tanya pakah Bapak biasa memberikan nama-nama leluhur dari fam Sangadji di Ternate dan desa mana saja fam Ternate berada
terima kasih banayak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear, Mister Busranto<br />
Saya mau tanya pakah Bapak biasa memberikan nama-nama leluhur dari fam Sangadji di Ternate dan desa mana saja fam Ternate berada<br />
terima kasih banayak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Yusuf Hasani</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-616</link>
		<dc:creator>Yusuf Hasani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 17:01:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-616</guid>
		<description>Sangat boleh jadi, bila kesadaran tentang nilai keadaban  (nilai-nilai adat) disadari sebagai kebutuhan insania menuju terwujudnya insan kamil,maka pekerjaan utama dan terutama adalah kaji ulang tentang model pembangunan dan pola kepemimpinaan yang bersahaja, sebagai ikhtar berjama mengembalikan citra dan jatidiri orang Ternate (Maluku Utara). sadara atau tidak saat ini kita lebih banyak bangga dengan milik orang lain, sementara milik kita yang amat berharga,&quot; maaf &quot; dianggap sebagian orang sebagai sesuatu yang tidak bermakna.Saatnya topeng itu dibuka pak, jangan menunggu -kita akan tertinggal dari perjalanan  waktu yang tetap bergerak  tanpa henti</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat boleh jadi, bila kesadaran tentang nilai keadaban  (nilai-nilai adat) disadari sebagai kebutuhan insania menuju terwujudnya insan kamil,maka pekerjaan utama dan terutama adalah kaji ulang tentang model pembangunan dan pola kepemimpinaan yang bersahaja, sebagai ikhtar berjama mengembalikan citra dan jatidiri orang Ternate (Maluku Utara). sadara atau tidak saat ini kita lebih banyak bangga dengan milik orang lain, sementara milik kita yang amat berharga,&#8221; maaf &#8221; dianggap sebagian orang sebagai sesuatu yang tidak bermakna.Saatnya topeng itu dibuka pak, jangan menunggu -kita akan tertinggal dari perjalanan  waktu yang tetap bergerak  tanpa henti</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Yusuf Hasani</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-614</link>
		<dc:creator>Yusuf Hasani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 16:37:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-614</guid>
		<description>Materi blog ini, akan mengilhami generasi Ternate (baca Malut) yang lahir di zaman kemudian, untuk memahami lebih jauh tentang makna keadaban  kita yang dulu nya menjadi jati diri dan ciitra orang Ternate. Sayangnya, ditengah derunya modernis secara perlahan hilang atas nama pembangunan. Pada hal sesungguhnya pembangunan itu haruslah berangkat dari akar historis dan nilai-nilai keadaban. Keadaban itulah melahirkan kearifan. Dan keadaban itu pulahlah menempatkan Maluku Utara (Kie Raha) tempo doeloe mencapai masa kejayaan dengan julukan The Glory  Of Kie Raha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Materi blog ini, akan mengilhami generasi Ternate (baca Malut) yang lahir di zaman kemudian, untuk memahami lebih jauh tentang makna keadaban  kita yang dulu nya menjadi jati diri dan ciitra orang Ternate. Sayangnya, ditengah derunya modernis secara perlahan hilang atas nama pembangunan. Pada hal sesungguhnya pembangunan itu haruslah berangkat dari akar historis dan nilai-nilai keadaban. Keadaban itulah melahirkan kearifan. Dan keadaban itu pulahlah menempatkan Maluku Utara (Kie Raha) tempo doeloe mencapai masa kejayaan dengan julukan The Glory  Of Kie Raha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh la bola</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-612</link>
		<dc:creator>la bola</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 09:47:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-612</guid>
		<description>kayaknya situs ini bagus..cerita sejarah..
tapi menurut primbon ..klo kolano Zain ali Abidin ( ibu boki)itu saudara tiri dengan kolano yusuf (ibu sangaji sahu)..kemudian terjadi perebutan kekuasaan oleh keduanya..yang satu mati (zaenal abd)..kepalanya di penggal di sekitar pantai guaemaadu...kemudian kepla hanyut di satu pulau (jere dofolo)..dan badannya di jailolo /jere badan(desa........)...
*trus kolano pertama adalah raja ahmad ( ahmad syeh malamo)...bawa kerajaan dari moti ke satu tempat di jailolo..kemudian ke porniti..(liat sendiri bekas kerajaan di porrniti)
* katara bumi cuma gelar....
kira-kira bagitu dlu...mangkali kita pe primbon me salah kaapa..*_*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayaknya situs ini bagus..cerita sejarah..<br />
tapi menurut primbon ..klo kolano Zain ali Abidin ( ibu boki)itu saudara tiri dengan kolano yusuf (ibu sangaji sahu)..kemudian terjadi perebutan kekuasaan oleh keduanya..yang satu mati (zaenal abd)..kepalanya di penggal di sekitar pantai guaemaadu&#8230;kemudian kepla hanyut di satu pulau (jere dofolo)..dan badannya di jailolo /jere badan(desa&#8230;&#8230;..)&#8230;<br />
*trus kolano pertama adalah raja ahmad ( ahmad syeh malamo)&#8230;bawa kerajaan dari moti ke satu tempat di jailolo..kemudian ke porniti..(liat sendiri bekas kerajaan di porrniti)<br />
* katara bumi cuma gelar&#8230;.<br />
kira-kira bagitu dlu&#8230;mangkali kita pe primbon me salah kaapa..*_*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Halaman Diskusi oleh yepoel</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/diskusi/#comment-609</link>
		<dc:creator>yepoel</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 06:36:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=44#comment-609</guid>
		<description>Assalamualaikum Wr. Wb.
saya sekarang di malaisya menurut cerita mamaku alm kakek saya magranya iskandar alam dari kesultanan bayan/bacan. saya ingin sekali cari tahu silsilah sultan bacan (iskandar alam) dimana saya bisa mendapatkan buku/ artikel apapun yang menyangkut sultan iskandar alam biar saya bisa pedomani buku atau artikel tersbut. thanks sebelumnya. salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr. Wb.<br />
saya sekarang di malaisya menurut cerita mamaku alm kakek saya magranya iskandar alam dari kesultanan bayan/bacan. saya ingin sekali cari tahu silsilah sultan bacan (iskandar alam) dimana saya bisa mendapatkan buku/ artikel apapun yang menyangkut sultan iskandar alam biar saya bisa pedomani buku atau artikel tersbut. thanks sebelumnya. salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh P A S</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-608</link>
		<dc:creator>P A S</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 15:53:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-608</guid>
		<description>salut salut saluttt buat ente.....
nih blog memang harus disebarkan dimana² biar orang2 yang suka tentang sejarah bisa tau.. khususnya tau tentang kie raha... (Insya Allah kalo ana tara lupa ana pajangg nih blog diamana saja.. hehehehe)

memang rumit untuk cari tahu soalnya kalo kita (bukang saya :D) bertanya pada orang2 tua yang setidaknya menurut kita mereka tau.. pasti ceritanya maju mundur tapi intinya tetap sama kek kata ente... cuman penamaan tokoh ato periode saja yg membingungkan.... 

tetap smangat!!!!!

********************
ehh sekalian mau tanya..... 
dulluu waktu masih kecil..  saya denger cerita kalau asal muasal 4 kerajaan (Ternate, Tidore, Jailolo, Bacan) dari satu kerajaan saja... kerajaan itu berada di makian... kemudian sang raja ini punya 4 anak Laki-laki, jadi si sultan takut kalo terjadi pertumbahan darah antara anaknya maka dia memberikan kerajaan(kekuasaan) pada masing anak2 tersebut.... anak tertua menuruskan tahtanya (jadi Sultan Makian) anak kedua jadi sultan Moti pertama, Anak Ketiga Jadi sultan Tidore Pertama, Anak Bungsu Jadi Sultan Ternate Pertama,... nah seiring waktu berjalan,.. 2 kerajaan yakni Moti dan Makian memindahkan kerjaaannya.. dimana Moti ke Jailolo, Makian ke Bacan (alasan dipindahkan yg saya dengar karna Status Gunung Kie Besi (Gunung Makian) sangat berbahaya bila meletus)

nah..  kalau cerita itu memang betul adanya.....
mugkin orang yang mengetahui tentang Jailolo (mungkin diceritakan dari generasi ke generasi) sekarang ini berada di Moti.....wallahualam.... thank&#039;s

Thank you for  D.P. Tick gRMK....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salut salut saluttt buat ente&#8230;..<br />
nih blog memang harus disebarkan dimana² biar orang2 yang suka tentang sejarah bisa tau.. khususnya tau tentang kie raha&#8230; (Insya Allah kalo ana tara lupa ana pajangg nih blog diamana saja.. hehehehe)</p>
<p>memang rumit untuk cari tahu soalnya kalo kita (bukang saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) bertanya pada orang2 tua yang setidaknya menurut kita mereka tau.. pasti ceritanya maju mundur tapi intinya tetap sama kek kata ente&#8230; cuman penamaan tokoh ato periode saja yg membingungkan&#8230;. </p>
<p>tetap smangat!!!!!</p>
<p>********************<br />
ehh sekalian mau tanya&#8230;..<br />
dulluu waktu masih kecil..  saya denger cerita kalau asal muasal 4 kerajaan (Ternate, Tidore, Jailolo, Bacan) dari satu kerajaan saja&#8230; kerajaan itu berada di makian&#8230; kemudian sang raja ini punya 4 anak Laki-laki, jadi si sultan takut kalo terjadi pertumbahan darah antara anaknya maka dia memberikan kerajaan(kekuasaan) pada masing anak2 tersebut&#8230;. anak tertua menuruskan tahtanya (jadi Sultan Makian) anak kedua jadi sultan Moti pertama, Anak Ketiga Jadi sultan Tidore Pertama, Anak Bungsu Jadi Sultan Ternate Pertama,&#8230; nah seiring waktu berjalan,.. 2 kerajaan yakni Moti dan Makian memindahkan kerjaaannya.. dimana Moti ke Jailolo, Makian ke Bacan (alasan dipindahkan yg saya dengar karna Status Gunung Kie Besi (Gunung Makian) sangat berbahaya bila meletus)</p>
<p>nah..  kalau cerita itu memang betul adanya&#8230;..<br />
mugkin orang yang mengetahui tentang Jailolo (mungkin diceritakan dari generasi ke generasi) sekarang ini berada di Moti&#8230;..wallahualam&#8230;. thank&#8217;s</p>
<p>Thank you for  D.P. Tick gRMK&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh ANTO</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-606</link>
		<dc:creator>ANTO</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 15:06:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-606</guid>
		<description>Terima kasih buat PAS (pangeran_cds@yahoo.com) di Jogya atas kunjungan dan komentarnya di blog saya ini…!
Memang minat para putera daerah terhadap aspek seperti ini jarang2 juga sih… Tapi alhamdulillah walaupun dengan keterbatasan dan kekurangan yang saya miliki, sebuah upaya bisa saya persembahkan untuk para pencari info tentang suku “TOGUTIL” ini bisa saya sajikan dalam blog ini. Informasi ini setidaknya membantu para mahasiswa atau pihak lain untuk mendapatkan gambaran seperti apa eksistensi saudara kita di belantara puylau Halmahera ini. Harapan saya, semoga hadirnya informasi singkat ini akan membuka jalan kepada pihak2 terkait untuk melakukan penelitian dan eksplorasi lebih sempurna lagi di masa yang akan datang… Insya Allah. Salam “MARIMOI NGONE FUTURU dari Cibubur….!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih buat PAS (pangeran_cds@yahoo.com) di Jogya atas kunjungan dan komentarnya di blog saya ini…!<br />
Memang minat para putera daerah terhadap aspek seperti ini jarang2 juga sih… Tapi alhamdulillah walaupun dengan keterbatasan dan kekurangan yang saya miliki, sebuah upaya bisa saya persembahkan untuk para pencari info tentang suku “TOGUTIL” ini bisa saya sajikan dalam blog ini. Informasi ini setidaknya membantu para mahasiswa atau pihak lain untuk mendapatkan gambaran seperti apa eksistensi saudara kita di belantara puylau Halmahera ini. Harapan saya, semoga hadirnya informasi singkat ini akan membuka jalan kepada pihak2 terkait untuk melakukan penelitian dan eksplorasi lebih sempurna lagi di masa yang akan datang… Insya Allah. Salam “MARIMOI NGONE FUTURU dari Cibubur….!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh P A S</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-604</link>
		<dc:creator>P A S</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 14:48:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-604</guid>
		<description>Salut juga buat Artikel ini... hehehehe....
Terus gali informasi tentang dorang (mereka) suku togutill...  semangat!!! ^_^
Coba layangkan email ke “National Geography”  disertai artikel ente... hehehe.....

truss klo untuk suku Moro, sebenrnya menurut saya.. kita semua tuh percaya suku itu cuman kadang orang² tua kita &quot;larang&quot; untuk mebicarakannya jadinya diapun hanya dibicarakan di &quot;leger-leger&quot; kemudian hilang .... 
dan yg kita dengar suku moro tuh bukan bangsa manusia.. dia bangsa jin, jadinya kenapa dia mistis (gaib) karna moro itu jin.... wahwlahualam....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salut juga buat Artikel ini&#8230; hehehehe&#8230;.<br />
Terus gali informasi tentang dorang (mereka) suku togutill&#8230;  semangat!!! ^_^<br />
Coba layangkan email ke “National Geography”  disertai artikel ente&#8230; hehehe&#8230;..</p>
<p>truss klo untuk suku Moro, sebenrnya menurut saya.. kita semua tuh percaya suku itu cuman kadang orang² tua kita &#8220;larang&#8221; untuk mebicarakannya jadinya diapun hanya dibicarakan di &#8220;leger-leger&#8221; kemudian hilang &#8230;.<br />
dan yg kita dengar suku moro tuh bukan bangsa manusia.. dia bangsa jin, jadinya kenapa dia mistis (gaib) karna moro itu jin&#8230;. wahwlahualam&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bentuk Perkawinan Adat di Ternate oleh Djati murti</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/11/14/bentuk-perkawinan-adat-di-ternate/#comment-603</link>
		<dc:creator>Djati murti</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 19:50:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/11/14/bentuk-perkawinan-adat-di-ternate/#comment-603</guid>
		<description>huhuuuuuiiiiiiiiiiiiiiiiiiii</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>huhuuuuuiiiiiiiiiiiiiiiiiiii</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh LUTFI DJUMATI</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-602</link>
		<dc:creator>LUTFI DJUMATI</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:19:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-602</guid>
		<description>Assalamualikum Wr Wb.

Saya sangat berterima kasih kepada penulis yang telah menulis penelusuran Sejarah singkat ini, semoga bermanfaat bagi kita semua terutama sebagai generasi muda yang sekarang ini sehingga tetap ingat selalu dan mengetahui Sejarah di Daerah kita (Maluku Kite Raha) yang kita cinta ini guna untuk diturunkan kepada anak cucu kita.

Nama saya Lutfi Djumati, alamat di Sofifi (dulunya Desa tapi sekarang udah jadi Ibukota Propinsi). sekarang saya bertugas di Papua, sebagai seorang Anggota Polri. Insysaallah kita dapat mengulurkan tangan guna membangunan Daerah Kita sendiri sehingga menjadi daerah yang aman, tentram dan bermartabat dimata dunia khususnya di daerah-daerah lain.



Terima kasih

Wassalamualaikum Wr Wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualikum Wr Wb.</p>
<p>Saya sangat berterima kasih kepada penulis yang telah menulis penelusuran Sejarah singkat ini, semoga bermanfaat bagi kita semua terutama sebagai generasi muda yang sekarang ini sehingga tetap ingat selalu dan mengetahui Sejarah di Daerah kita (Maluku Kite Raha) yang kita cinta ini guna untuk diturunkan kepada anak cucu kita.</p>
<p>Nama saya Lutfi Djumati, alamat di Sofifi (dulunya Desa tapi sekarang udah jadi Ibukota Propinsi). sekarang saya bertugas di Papua, sebagai seorang Anggota Polri. Insysaallah kita dapat mengulurkan tangan guna membangunan Daerah Kita sendiri sehingga menjadi daerah yang aman, tentram dan bermartabat dimata dunia khususnya di daerah-daerah lain.</p>
<p>Terima kasih</p>
<p>Wassalamualaikum Wr Wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Fadly Sangadji</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-600</link>
		<dc:creator>Fadly Sangadji</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 06:22:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-600</guid>
		<description>Saya sangt bangga dengan adanya website ini. paling tidak memberikan pencerahan sejarah bagi kita. Tapi ada pertannyaan yang perlu saya sampaikan, apakah ada hubungan sejarah antara Kerajaan di Maluku Utara dengan Kerajaan Alaka di Hatuhaha (Maluku) Ambon.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangt bangga dengan adanya website ini. paling tidak memberikan pencerahan sejarah bagi kita. Tapi ada pertannyaan yang perlu saya sampaikan, apakah ada hubungan sejarah antara Kerajaan di Maluku Utara dengan Kerajaan Alaka di Hatuhaha (Maluku) Ambon.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Rusdi Abdul Hamid Doa</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-599</link>
		<dc:creator>Rusdi Abdul Hamid Doa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 12:13:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-599</guid>
		<description>Saya merasa ...Lucu...
Bahwa Sultan Jaiolo Sekarang adalah hasil Rekayasa...
Setahu saya..seharusnya yang menjadi Sultan Jailolo
adalah Keturunan Murni Sultan Doa...
Masih ada Generasi ke- 8 - 11 dan memang terpilih/diangkar dengan kebesaran dan diakui oleh pengikut setianya...disekitar bekas kraton kesultanan Jailolo.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya merasa &#8230;Lucu&#8230;<br />
Bahwa Sultan Jaiolo Sekarang adalah hasil Rekayasa&#8230;<br />
Setahu saya..seharusnya yang menjadi Sultan Jailolo<br />
adalah Keturunan Murni Sultan Doa&#8230;<br />
Masih ada Generasi ke- 8 &#8211; 11 dan memang terpilih/diangkar dengan kebesaran dan diakui oleh pengikut setianya&#8230;disekitar bekas kraton kesultanan Jailolo&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh D.P. TickgRMK</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-598</link>
		<dc:creator>D.P. TickgRMK</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 13:44:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-598</guid>
		<description>Dear all;

Sorry I made mistake.Also because of must write here fast,otjherwise will not be posed,I made mistakes.Sorry.Sultan Ahmad Fathuddin ruled until 1893.

Thank you.

Hormat saya:
DP Tick</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear all;</p>
<p>Sorry I made mistake.Also because of must write here fast,otjherwise will not be posed,I made mistakes.Sorry.Sultan Ahmad Fathuddin ruled until 1893.</p>
<p>Thank you.</p>
<p>Hormat saya:<br />
DP Tick</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh D.P. TickgRMK</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-597</link>
		<dc:creator>D.P. TickgRMK</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 13:43:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-597</guid>
		<description>Dear Sir;

Sometimes my things directly posted here,sometimes nothing.Why?Also short things sometimes not posed.Okay,Sultan Ahmad Fathuddin  rled 1867-1903.I have picture 1865 when he still member regent council.I have picture of Sultan Siafuddin in 1672(very realistic opaiting).Sultan  until died 26-27 april 1905 is Sultan Iskandar Sahajuhan Alting.

I wonder,if palace sultan Tidore already finished.
Thanks and bye.

DP Tick
pusaka.tick@tiscali.nl</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Sir;</p>
<p>Sometimes my things directly posted here,sometimes nothing.Why?Also short things sometimes not posed.Okay,Sultan Ahmad Fathuddin  rled 1867-1903.I have picture 1865 when he still member regent council.I have picture of Sultan Siafuddin in 1672(very realistic opaiting).Sultan  until died 26-27 april 1905 is Sultan Iskandar Sahajuhan Alting.</p>
<p>I wonder,if palace sultan Tidore already finished.<br />
Thanks and bye.</p>
<p>DP Tick<br />
<a href="mailto:pusaka.tick@tiscali.nl">pusaka.tick@tiscali.nl</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh D.P. TickgRMK</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-596</link>
		<dc:creator>D.P. TickgRMK</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 13:39:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-596</guid>
		<description>Dear Mister Halim Pelu;

Really want to hagve contact with you about the kerajaan Hitu in the present time.

Thank you.

Hormat saya:
DP Tick gRMK
secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia &quot;Pusaka&#039;
pusaka.tick@tiscali.nl
P.S.:Please;mail directly to my e-mail.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mister Halim Pelu;</p>
<p>Really want to hagve contact with you about the kerajaan Hitu in the present time.</p>
<p>Thank you.</p>
<p>Hormat saya:<br />
DP Tick gRMK<br />
secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia &#8220;Pusaka&#8217;<br />
<a href="mailto:pusaka.tick@tiscali.nl">pusaka.tick@tiscali.nl</a><br />
P.S.:Please;mail directly to my e-mail.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh NURDIN HUSEN</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-595</link>
		<dc:creator>NURDIN HUSEN</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 18:24:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-595</guid>
		<description>SUKU APAPUN DIA, DIA ORANG ADALAH PENDUDUK ASLI MALUKU UTARA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SUKU APAPUN DIA, DIA ORANG ADALAH PENDUDUK ASLI MALUKU UTARA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Stratifikasi Sosial Masyarakat Adat di Ternate oleh NURDIN HUSEN</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-594</link>
		<dc:creator>NURDIN HUSEN</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 18:03:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-594</guid>
		<description>APAPUN YANG ORANG KATAKAN SEKARANG, SEJARAH TIDAK BISA DULUPAKAN. TRADISI INI TETAP DIPERTAHANKAN APAPUN ALASANNYA. BAGAIMANA PUN MENGHARGAI PENDAHULU ITU LEBIH BAIK. SAMA HALNYA MENGHARGAI ORANG TUA KANDUNG SELAMA KITA MASIH HIDUP DI DUNIA INI.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>APAPUN YANG ORANG KATAKAN SEKARANG, SEJARAH TIDAK BISA DULUPAKAN. TRADISI INI TETAP DIPERTAHANKAN APAPUN ALASANNYA. BAGAIMANA PUN MENGHARGAI PENDAHULU ITU LEBIH BAIK. SAMA HALNYA MENGHARGAI ORANG TUA KANDUNG SELAMA KITA MASIH HIDUP DI DUNIA INI.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh NURDIN HUSEN</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-593</link>
		<dc:creator>NURDIN HUSEN</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 15:22:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-593</guid>
		<description>Yth. Sdr. Busranto AD
Assalamu&#039;alaikum wr. wb.
Saya sangat bangga dan hormat kepada Saudara, Saudara telah mengabdikan diri kepada daerah yang sama-sama kita cintai &quot;Maluku Kie Raha&quot;. Teruskan pencarian data sejarah Maluku Utara, sebagai putra daerah saya menghargai tulisan Saudara semoga bermanfaat buat generasi muda kita yang akan datang. Skilas tentang saya: Nurdin Husen, (Cucu tertua dari Dano Hi. Chalik Dano Umar). Lahir di Ternate, 6 Agustus 1969. SD Salero 1 Ternate, SMP Negeri 2 Ternate, SMA Negeri 1 Ternate, lulus SMA Thn 1990. Sekarang berada di Jakarta (085695589288). Tks.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Sdr. Busranto AD<br />
Assalamu&#8217;alaikum wr. wb.<br />
Saya sangat bangga dan hormat kepada Saudara, Saudara telah mengabdikan diri kepada daerah yang sama-sama kita cintai &#8220;Maluku Kie Raha&#8221;. Teruskan pencarian data sejarah Maluku Utara, sebagai putra daerah saya menghargai tulisan Saudara semoga bermanfaat buat generasi muda kita yang akan datang. Skilas tentang saya: Nurdin Husen, (Cucu tertua dari Dano Hi. Chalik Dano Umar). Lahir di Ternate, 6 Agustus 1969. SD Salero 1 Ternate, SMP Negeri 2 Ternate, SMA Negeri 1 Ternate, lulus SMA Thn 1990. Sekarang berada di Jakarta (085695589288). Tks.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bentuk Perkawinan Adat di Ternate oleh ITA</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/11/14/bentuk-perkawinan-adat-di-ternate/#comment-588</link>
		<dc:creator>ITA</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 12:27:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/11/14/bentuk-perkawinan-adat-di-ternate/#comment-588</guid>
		<description>aku salut baget dengan dimuatnya tulisan ini, mengingat sangat membantu khususnya para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian. thanks, n sukses for you.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku salut baget dengan dimuatnya tulisan ini, mengingat sangat membantu khususnya para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian. thanks, n sukses for you.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh putera halmahera</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-585</link>
		<dc:creator>putera halmahera</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 10:53:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-585</guid>
		<description>Untuk Praja IPDN utusan Malut.
Banyak orang beranggapan bahwa embel-embel nama “nuku” di depan nama-nama pulau di Pasifik Selatan berasal dari nama Sultan Nuku. Tapi, apakah klaim tersebut mempunyai dasar ilmiah berdasarkan bukti-bukti sejarah dan asal-usul bahasa?
	
Berdasarkan penelusuran saya mengenai arti “nuku” di depan nama-nama pulau di Pasifik Selatan di berbagai situs internet, saya menemukan fakta bahwa embel-embel “nuku” pada nama pulau di Pasifik Selatan tidak ada sangkutpautnya dengan Sultan Nuku dari Tidore. Sebagai contoh, nama “Nuku’alofa”, ibukota kerajaan Tonga, menurut situs www.tonga-faqs.com/index.cfm/capital/4/nuku&#039;alofa.html disebutkan bahwa “Nuku&#039;alofa is a Tongan word, which when translated to English means &#039;Abode of Love&#039;. Jadi, nama “Nuku’alofa” bukanlah pemberian Sultan Nuku, meski memakai embel-embel “nuku”.

Nama pulau “Nukufetau”, salah satu nama pulau di negara Tuvalu, juga tidak ada hubungannya dengan Sultan Nuku. Menurut situs www. jeneresture.com/tu8/nukufetau.htm, di sana tertulis “Legend has it that a party of Tongans were the first people to settle on Nukufetau.  It is said that when they landed there they found but one fetau tree growing there and so they called the place Nukufetau, &quot;the island of the fetau&quot;.  Jadi, nama Nukufetau, juga tidak ada hubungannya dengan Sultan Nuku, karena nuku dalam bahasa Tonga berarti “tanah” dan “fetau” adalah nama sejenis pohon.

Nama pulau “Nukulaelae”, juga bukan pemberian Sultan Nuku. Menurut situs www.jeneresture.com/tu8/nukulaelae.htm, dijelaskan bahwa “According to some old men, a white-skinned man was the first person to sight the island.  This man, who came alone, did not settle as there were no trees and all the land was barren.  Nukulaelae,  means &quot;the land of sands&quot;. Jadi, Nukulaelae berarti “tanah pasir” bukan “tanahnya Nuku”.
	
Demikian, semoga bisa menambah wawasan torang semua.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Praja IPDN utusan Malut.<br />
Banyak orang beranggapan bahwa embel-embel nama “nuku” di depan nama-nama pulau di Pasifik Selatan berasal dari nama Sultan Nuku. Tapi, apakah klaim tersebut mempunyai dasar ilmiah berdasarkan bukti-bukti sejarah dan asal-usul bahasa?</p>
<p>Berdasarkan penelusuran saya mengenai arti “nuku” di depan nama-nama pulau di Pasifik Selatan di berbagai situs internet, saya menemukan fakta bahwa embel-embel “nuku” pada nama pulau di Pasifik Selatan tidak ada sangkutpautnya dengan Sultan Nuku dari Tidore. Sebagai contoh, nama “Nuku’alofa”, ibukota kerajaan Tonga, menurut situs <a href="http://www.tonga-faqs.com/index.cfm/capital/4/nuku" rel="nofollow">http://www.tonga-faqs.com/index.cfm/capital/4/nuku</a>&#8216;alofa.html disebutkan bahwa “Nuku&#8217;alofa is a Tongan word, which when translated to English means &#8216;Abode of Love&#8217;. Jadi, nama “Nuku’alofa” bukanlah pemberian Sultan Nuku, meski memakai embel-embel “nuku”.</p>
<p>Nama pulau “Nukufetau”, salah satu nama pulau di negara Tuvalu, juga tidak ada hubungannya dengan Sultan Nuku. Menurut situs www. jeneresture.com/tu8/nukufetau.htm, di sana tertulis “Legend has it that a party of Tongans were the first people to settle on Nukufetau.  It is said that when they landed there they found but one fetau tree growing there and so they called the place Nukufetau, &#8220;the island of the fetau&#8221;.  Jadi, nama Nukufetau, juga tidak ada hubungannya dengan Sultan Nuku, karena nuku dalam bahasa Tonga berarti “tanah” dan “fetau” adalah nama sejenis pohon.</p>
<p>Nama pulau “Nukulaelae”, juga bukan pemberian Sultan Nuku. Menurut situs <a href="http://www.jeneresture.com/tu8/nukulaelae.htm" rel="nofollow">http://www.jeneresture.com/tu8/nukulaelae.htm</a>, dijelaskan bahwa “According to some old men, a white-skinned man was the first person to sight the island.  This man, who came alone, did not settle as there were no trees and all the land was barren.  Nukulaelae,  means &#8220;the land of sands&#8221;. Jadi, Nukulaelae berarti “tanah pasir” bukan “tanahnya Nuku”.</p>
<p>Demikian, semoga bisa menambah wawasan torang semua.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh BUSRANTO</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-580</link>
		<dc:creator>BUSRANTO</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 09:46:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-580</guid>
		<description>To : &lt;strong&gt;Mr. D.P. TIK gMRK&lt;/strong&gt;
Thank you for your contribution to the article about &quot;&lt;em&gt;The Hidden History of Jailolo&lt;/em&gt;&quot;. Data from your donation really help me in completing my research on the perfection Jailolo history that is still hidden at this time and many are not revealed.
Hopefully the information we have created here useful for other people to do advanced research in the future.
=
Untuk : &lt;strong&gt;Mr. D.P. Tik gMRK&lt;/strong&gt;
Terima kasih atas kontribusi anda terhadap artikel tentang &quot;&lt;em&gt;The Hidden History of Jailolo&lt;/em&gt;&quot;. Sumbangan data dari anda sangat membantu saya dalam melengkapi kesempurnaan penelitian saya terhadap sejarah Jailolo yang saat ini masih tersembunyi dan belum banyak yang terungkap.
Semoga informasi yang telah kita buat di sini bermanfaat bagi orang lain untuk melakukan penelitian lanjutan di masa yang akan datang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To : <strong>Mr. D.P. TIK gMRK</strong><br />
Thank you for your contribution to the article about &#8220;<em>The Hidden History of Jailolo</em>&#8220;. Data from your donation really help me in completing my research on the perfection Jailolo history that is still hidden at this time and many are not revealed.<br />
Hopefully the information we have created here useful for other people to do advanced research in the future.<br />
=<br />
Untuk : <strong>Mr. D.P. Tik gMRK</strong><br />
Terima kasih atas kontribusi anda terhadap artikel tentang &#8220;<em>The Hidden History of Jailolo</em>&#8220;. Sumbangan data dari anda sangat membantu saya dalam melengkapi kesempurnaan penelitian saya terhadap sejarah Jailolo yang saat ini masih tersembunyi dan belum banyak yang terungkap.<br />
Semoga informasi yang telah kita buat di sini bermanfaat bagi orang lain untuk melakukan penelitian lanjutan di masa yang akan datang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh D.P. Tick  gRMk</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-579</link>
		<dc:creator>D.P. Tick  gRMk</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 08:32:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-579</guid>
		<description>To :  &lt;strong&gt;Busranto Abdullatif Doa&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Administrator Web&lt;/em&gt;)
Subject : &lt;strong&gt;List of the Kings of Jailolo&lt;/strong&gt;

Dear Sir;
I thought I already sended it to your email and that it reached you,because I see it on your site,but okay I shall try here again for probably 3rd time.

1)	The rulers ruled first from Moti island,later then royal court went to Jailolo under a ruler known as Ahmad.

2)	Yusuf I : 1514-21Already old in 1521.

3)	Jainal Abidin : son/1521-27

4)	Yusuf II : son?/1527-33

5)	Firuz Alauddin : son of 2/1533-36/poisoned by succesor

6)	Katarabumi : 1536-52/was vice-king and regent for 5/suicide after 1547.

7)	Kaicil Guzarate : son/1552-15..

8)	Kodrat:1...-1605

9)	Doa:is title only/son/had title raja/ca. 1605-13

10)	Saiuddin : son/1613-56/real rule from 1650 ca./killed by colonial power

11)	Alam : b. ca. 1620/son/known as a jogugu (vice-king/districtruler) ca. 1679-1684 (died ; probably 21-1)

12)	The last descendant of the rajas/kolano&#039;s was exiled to Ternate, where he died in 1715.

13)	Who was the main person in the dynasty  until end 18th century is unknown to me.I think the dynasty also  was integrated in the Ternate government in that time.

14)	Muhammad Arif Bila : descendant of the brother 9.1797(probably better 1798)-
1806. Before 1797 jogugu of Tahene(on Makian). Also was pretender to Tidore sultan&#039;s dignity 1803/5. Had to flee from 1805.

15)	Muhammad Asgar : son/alias Kimelaha Sugi, or Muhammad Saleh, Kaicili Asgar/1808-18/1825-32. Pretender to Tidore sultan&#039;s dignity. Imprisoned 1811, exile to Ambon, also later to Semarang.
Went to Seram arrived on Ceram 1826, deposed 1832, then exiled to Java(West/Garut), but first imprisoned in Batavia. (died(in Cianjur/W-Java?) in 1839). Residence first on Ceram at Hatililing, later in Wahai. (I wonder,where are the graves of this sukltans and his succesors(also as dynastychiefs).
Local source say, that Djongofa Sugi/Kimeleha Sugi was Soegoe, brother of Asgar.

16)	Saifuddin Jehad Muhammad Hajuddin Syah (Kalim Mangofa) : brother/alias Kaicil Haji,or Sultan Haji/recognized by Holland as sultan of a part of the Jailolo people and other peoples on Seram(north)/1818/9-1825(abdicated) ; later (1832(also exile to Batavia and then to Cianjur(W-Java), where he died 1846

17)	Who was the main person in the dynasty until 1875 is unknown to me.

18)	Dano Baba Hassan/Dano Muhammad Hassan : grandson of Abdul Gani (brother of 15), born ca. 1832, recognized by a big part of Jailolo people. 1875-1876 for sure there was some sort of effective ruke by him as sultan. Exiled to Muntok on Bangka island 21-6-1878. (Should like to know, when he died.)

19)	Who is main person in the dynasty until 1914 is not known to me.

20)	Dano Jaeuddin : descendant of 18/pretender-sultan/raja,at least pretender in 1914(for sure), also called Jeuddin.

21)	Who is main person in the dynasty until the 1990-ies is unknown to me.

22)	Haji Abdullah Abdurachman Haryanto Syah:installed as sultan ca. januari 2002 (should like to know exact date) /descendant of 15 /born 17-6-1926.

I wonder,where is the original residence of the Sultans. A source also say, that a certain Patih Rumarai was founder of Jailolo kingdom.

The sources for the main parts of this list is from genealogy in the Collection Coolhaas in the Nationaal Archief in Den Haag/Holland/info in the book Ternate (Ph.D. Thesis), from the book &quot;Masyarakat Halmahera dan Raja Jailolo (Ph.D. thesis) and other sources.

Coolhaas says, that a certain Sultan Yusuf (=Kodrat?) is the son of Sultan Niru (=Guzerate?), who is the son of Sultan Tarakabun (Katarabumi?).

I should like to ask you some good pictures of the installation of the present sultan.

I hope interesting for you.
Thank you for your attention.

Yours sincerelly:
&lt;strong&gt;D.P. Tick gRMK / Pusaka&lt;/strong&gt;.
Secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia “Pusaka”
(Vlaardingen / Holland)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To :  <strong>Busranto Abdullatif Doa</strong> (<em>Administrator Web</em>)<br />
Subject : <strong>List of the Kings of Jailolo</strong></p>
<p>Dear Sir;<br />
I thought I already sended it to your email and that it reached you,because I see it on your site,but okay I shall try here again for probably 3rd time.</p>
<p>1)	The rulers ruled first from Moti island,later then royal court went to Jailolo under a ruler known as Ahmad.</p>
<p>2)	Yusuf I : 1514-21Already old in 1521.</p>
<p>3)	Jainal Abidin : son/1521-27</p>
<p>4)	Yusuf II : son?/1527-33</p>
<p>5)	Firuz Alauddin : son of 2/1533-36/poisoned by succesor</p>
<p>6)	Katarabumi : 1536-52/was vice-king and regent for 5/suicide after 1547.</p>
<p>7)	Kaicil Guzarate : son/1552-15..</p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> Kodrat:1&#8230;-1605</p>
<p>9)	Doa:is title only/son/had title raja/ca. 1605-13</p>
<p>10)	Saiuddin : son/1613-56/real rule from 1650 ca./killed by colonial power</p>
<p>11)	Alam : b. ca. 1620/son/known as a jogugu (vice-king/districtruler) ca. 1679-1684 (died ; probably 21-1)</p>
<p>12)	The last descendant of the rajas/kolano&#8217;s was exiled to Ternate, where he died in 1715.</p>
<p>13)	Who was the main person in the dynasty  until end 18th century is unknown to me.I think the dynasty also  was integrated in the Ternate government in that time.</p>
<p>14)	Muhammad Arif Bila : descendant of the brother 9.1797(probably better 1798)-<br />
1806. Before 1797 jogugu of Tahene(on Makian). Also was pretender to Tidore sultan&#8217;s dignity 1803/5. Had to flee from 1805.</p>
<p>15)	Muhammad Asgar : son/alias Kimelaha Sugi, or Muhammad Saleh, Kaicili Asgar/1808-18/1825-32. Pretender to Tidore sultan&#8217;s dignity. Imprisoned 1811, exile to Ambon, also later to Semarang.<br />
Went to Seram arrived on Ceram 1826, deposed 1832, then exiled to Java(West/Garut), but first imprisoned in Batavia. (died(in Cianjur/W-Java?) in 1839). Residence first on Ceram at Hatililing, later in Wahai. (I wonder,where are the graves of this sukltans and his succesors(also as dynastychiefs).<br />
Local source say, that Djongofa Sugi/Kimeleha Sugi was Soegoe, brother of Asgar.</p>
<p>16)	Saifuddin Jehad Muhammad Hajuddin Syah (Kalim Mangofa) : brother/alias Kaicil Haji,or Sultan Haji/recognized by Holland as sultan of a part of the Jailolo people and other peoples on Seram(north)/1818/9-1825(abdicated) ; later (1832(also exile to Batavia and then to Cianjur(W-Java), where he died 1846</p>
<p>17)	Who was the main person in the dynasty until 1875 is unknown to me.</p>
<p>18)	Dano Baba Hassan/Dano Muhammad Hassan : grandson of Abdul Gani (brother of 15), born ca. 1832, recognized by a big part of Jailolo people. 1875-1876 for sure there was some sort of effective ruke by him as sultan. Exiled to Muntok on Bangka island 21-6-1878. (Should like to know, when he died.)</p>
<p>19)	Who is main person in the dynasty until 1914 is not known to me.</p>
<p>20)	Dano Jaeuddin : descendant of 18/pretender-sultan/raja,at least pretender in 1914(for sure), also called Jeuddin.</p>
<p>21)	Who is main person in the dynasty until the 1990-ies is unknown to me.</p>
<p>22)	Haji Abdullah Abdurachman Haryanto Syah:installed as sultan ca. januari 2002 (should like to know exact date) /descendant of 15 /born 17-6-1926.</p>
<p>I wonder,where is the original residence of the Sultans. A source also say, that a certain Patih Rumarai was founder of Jailolo kingdom.</p>
<p>The sources for the main parts of this list is from genealogy in the Collection Coolhaas in the Nationaal Archief in Den Haag/Holland/info in the book Ternate (Ph.D. Thesis), from the book &#8220;Masyarakat Halmahera dan Raja Jailolo (Ph.D. thesis) and other sources.</p>
<p>Coolhaas says, that a certain Sultan Yusuf (=Kodrat?) is the son of Sultan Niru (=Guzerate?), who is the son of Sultan Tarakabun (Katarabumi?).</p>
<p>I should like to ask you some good pictures of the installation of the present sultan.</p>
<p>I hope interesting for you.<br />
Thank you for your attention.</p>
<p>Yours sincerelly:<br />
<strong>D.P. Tick gRMK / Pusaka</strong>.<br />
Secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia “Pusaka”<br />
(Vlaardingen / Holland)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh D.P. TickgRMK</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-576</link>
		<dc:creator>D.P. TickgRMK</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 14:33:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-576</guid>
		<description>Dear Mister Busranto;

I eamt in my last message on your site.I wrote down the list on your site.The most detailed I have,but the site gave as reaction,to long and not published(or the site had to wait to long to put down the message,That is a pity.Maybe you can change that.

Thank you for all.

Yours sincerelly:
D.P. Tick gRMK/Pusaka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mister Busranto;</p>
<p>I eamt in my last message on your site.I wrote down the list on your site.The most detailed I have,but the site gave as reaction,to long and not published(or the site had to wait to long to put down the message,That is a pity.Maybe you can change that.</p>
<p>Thank you for all.</p>
<p>Yours sincerelly:<br />
D.P. Tick gRMK/Pusaka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh D.P. Tick gRMK</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-575</link>
		<dc:creator>D.P. Tick gRMK</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 14:30:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-575</guid>
		<description>Dear Mister Busranto;

I worked 1 hour to write down a good list of 20 numbers of the sultans/rajas of Jailolo.
Obviously the info was to long so I was working for nothing.
Maybe you can put such a list in English also online.
So remeber Dano Baba Hassan is a grandson of Abdul Gani, brother of Sultan Asgar and Jaeuddin is descendant of him and the present sultan is a descendant of dano Baba Hassan.
When the latter died and do they know,where is his grave...?
A pity, that you can not write down long info here,because then thrown away by the site.
I really wonder, who is now the crownprince of Jailolo.Or the person,who can be seen as arather good candidate for it.
Is the royalty of Jailolo united in some kind of f.i. organisation.

Thank you for all.

Yours sincerelly:
D.P. Tick gRMk
secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia&quot;Pusaka&quot;
Vlaardingen/Holland
email : pusaka.tick@tiscali.nl</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mister Busranto;</p>
<p>I worked 1 hour to write down a good list of 20 numbers of the sultans/rajas of Jailolo.<br />
Obviously the info was to long so I was working for nothing.<br />
Maybe you can put such a list in English also online.<br />
So remeber Dano Baba Hassan is a grandson of Abdul Gani, brother of Sultan Asgar and Jaeuddin is descendant of him and the present sultan is a descendant of dano Baba Hassan.<br />
When the latter died and do they know,where is his grave&#8230;?<br />
A pity, that you can not write down long info here,because then thrown away by the site.<br />
I really wonder, who is now the crownprince of Jailolo.Or the person,who can be seen as arather good candidate for it.<br />
Is the royalty of Jailolo united in some kind of f.i. organisation.</p>
<p>Thank you for all.</p>
<p>Yours sincerelly:<br />
D.P. Tick gRMk<br />
secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia&#8221;Pusaka&#8221;<br />
Vlaardingen/Holland<br />
email : <a href="mailto:pusaka.tick@tiscali.nl">pusaka.tick@tiscali.nl</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh D.P. Tick gRMK</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-574</link>
		<dc:creator>D.P. Tick gRMK</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 14:21:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-574</guid>
		<description>Dear Mister Busranto;

Please go on with your postings on your site.
It is an enrichment for the internet for Indonesia historical interested people.

Hormat saya,
D.P. Tick gRMk
secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia &quot;Pusaka&quot;
(Vlaardingen/Holland)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mister Busranto;</p>
<p>Please go on with your postings on your site.<br />
It is an enrichment for the internet for Indonesia historical interested people.</p>
<p>Hormat saya,<br />
D.P. Tick gRMk<br />
secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia &#8220;Pusaka&#8221;<br />
(Vlaardingen/Holland)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh kopral cepot</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-572</link>
		<dc:creator>kopral cepot</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 23:44:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-572</guid>
		<description>Hitam putih pahit manis sejarah bakal slalu memberikan pelajaran bagi kita sekarang dan bagi masa depan...
mari buat masa depan sebuah peradaban yang beradab bukan yang biadab, sebuah peradaban yang bermartabat dan berdaulat.
Salam....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hitam putih pahit manis sejarah bakal slalu memberikan pelajaran bagi kita sekarang dan bagi masa depan&#8230;<br />
mari buat masa depan sebuah peradaban yang beradab bukan yang biadab, sebuah peradaban yang bermartabat dan berdaulat.<br />
Salam&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh praja IPDN utusan MALUT...</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-571</link>
		<dc:creator>praja IPDN utusan MALUT...</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 17:11:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-571</guid>
		<description>Saya sangat bangga dengan artikel dari bang busran ini...dan saya membenarkan karena sampai skg dikepulauan HAWAI masih banyak pulau&quot; kecil yang memakai bahasa tidore dengan tambahan kata &quot;Nuku&quot;....Untuk itu kita patut berbangga dengan keberhasilan Sultan Nuku....

Mengenai Ulasan Lebih Lengkap Mengenai Artikel Ini ...sobat&quot; bisa membaca bukunya di PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 2 Kota Ternate (Ubo-ubo)....judul&#039;y saya lupa but ada lemari Referensi Perpustakaan.....Bukunya Tebal dan berwarna biru...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat bangga dengan artikel dari bang busran ini&#8230;dan saya membenarkan karena sampai skg dikepulauan HAWAI masih banyak pulau&#8221; kecil yang memakai bahasa tidore dengan tambahan kata &#8220;Nuku&#8221;&#8230;.Untuk itu kita patut berbangga dengan keberhasilan Sultan Nuku&#8230;.</p>
<p>Mengenai Ulasan Lebih Lengkap Mengenai Artikel Ini &#8230;sobat&#8221; bisa membaca bukunya di PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 2 Kota Ternate (Ubo-ubo)&#8230;.judul&#8217;y saya lupa but ada lemari Referensi Perpustakaan&#8230;..Bukunya Tebal dan berwarna biru&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh ino popsick</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-570</link>
		<dc:creator>ino popsick</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 10:09:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-570</guid>
		<description>Soekarno bilang Bangsa yang besar bangsa yg menghormati sejarah. kalo generasi2 muda sudah sama sekali tidak menghiraukan sejarah, boleh jadi bangsa ini menuju ambang Tamat. tiap orang berhak punya pendapat masing2,
kalo saya.. saya setuju bahwa sejarang itu penting sekali. untuk mengingatkan siapa kita, dan untuk bisa mengantar kita ke arah depan yang lebih baik.
salam, ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Soekarno bilang Bangsa yang besar bangsa yg menghormati sejarah. kalo generasi2 muda sudah sama sekali tidak menghiraukan sejarah, boleh jadi bangsa ini menuju ambang Tamat. tiap orang berhak punya pendapat masing2,<br />
kalo saya.. saya setuju bahwa sejarang itu penting sekali. untuk mengingatkan siapa kita, dan untuk bisa mengantar kita ke arah depan yang lebih baik.<br />
salam, <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh DPI</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-569</link>
		<dc:creator>DPI</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 09:48:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-569</guid>
		<description>lupa,

tentang timor leste, 
dulu waktu kita di timor leste taong 1998, kita pernah baca bahwa di Koran Lokal yang ditulis sejarawah lokal disana di suatu harian (Suara Timor Timur kalo tara sala) disana bahwa Timor Leste dibawah kekuasaan Ternate bukang Tidore..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lupa,</p>
<p>tentang timor leste,<br />
dulu waktu kita di timor leste taong 1998, kita pernah baca bahwa di Koran Lokal yang ditulis sejarawah lokal disana di suatu harian (Suara Timor Timur kalo tara sala) disana bahwa Timor Leste dibawah kekuasaan Ternate bukang Tidore..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh DPI</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-568</link>
		<dc:creator>DPI</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 09:44:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-568</guid>
		<description>Melihat sejarah masa lalu penting, supaya memahami jati diri dan mengetahui dan belajar dari sejarah bagaimana maluku kie raha bisa jaya di masa lalu.
Sy salut deng apa yang dilakukan rekans Busranto maju terus..., lebe bae lagi kalo biking buku..., ada yg suka biking buku deng kamus bahasa ternate kalo tara sala di pe nama Rusli Andi Atjo

anyway..baru tau kalu bahasa tidore mirip skali deng bahasa ternate ya...

ada yang tau ttg bahasa tobaru dan sejarahnya ?

carita ttg dodomi, dulu kita pe dodomi dikasi tenggelam di laut antara pulan ternate dengan halmahera..makanya merantau trus ...he..he..


ttg Rusli

Rusli Andi Atjo 
Riwayat Penulis
Rusli Andi Atjo lahir pada tanggal 18 April 1942 di Sanana. Ia mengikuti pendidikan tinggi di Fakultas Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Gelar sarjana diperolehnya pada tahun 1968. Pendidikan lain yang pernah dijalani antara lain SESPA Depdagri Angkatan XIV tahun 1987 di Jakarta. Lalu kemudian menyelesaikan Pasca Sarjana di Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2006 dengan gelar M.Si (Magister Sains).

Pernah menduduki jabatan:
1. Camat Kotapraja Ternate, di Ternate (1969 - 1972).
2. Kepala Bagian Administrasi Umum Kantor Bupati Maluku Utara (1972 - 1973).
3. Pembantu Bupati Maluku Tengah Wilayah Pulau Buru (1977 - 1979).
4. Kepala Inspektorat Kabupaten Maluku Utara (1980 - 1984).
5. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Maluku (1984 - 1993).
6. Assisten Administrasi dan Umum Sekretaris Wilayah / Daerah Maluku (1993 - 1999).
7. Inspektur Wilayah Propinsi Maluku (8 Juli 1999 - September 2001).
8. Pelaksana Tugas Harian Bupati Maluku Utara (11 Juli 1999 - 11 April 2000).
9. Penjabat Bupati Maluku Tenggara, (4 April 2001 - 7 Agustus 2002).


Buku Tentang Ternate
▼ 2009 (4) 
▼ Februari (4) 
BUKU: KAMUS BAHASA TERNATE-INDONESIA 
BUKU: ORANG TERNATE &amp; KEBUDAYAANNYA 
BUKU: PENINGGALAN SEJARAH DI TERNATE 
BUKU: PERGOLAKAN DI MALUKU ABAD XVI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Melihat sejarah masa lalu penting, supaya memahami jati diri dan mengetahui dan belajar dari sejarah bagaimana maluku kie raha bisa jaya di masa lalu.<br />
Sy salut deng apa yang dilakukan rekans Busranto maju terus&#8230;, lebe bae lagi kalo biking buku&#8230;, ada yg suka biking buku deng kamus bahasa ternate kalo tara sala di pe nama Rusli Andi Atjo</p>
<p>anyway..baru tau kalu bahasa tidore mirip skali deng bahasa ternate ya&#8230;</p>
<p>ada yang tau ttg bahasa tobaru dan sejarahnya ?</p>
<p>carita ttg dodomi, dulu kita pe dodomi dikasi tenggelam di laut antara pulan ternate dengan halmahera..makanya merantau trus &#8230;he..he..</p>
<p>ttg Rusli</p>
<p>Rusli Andi Atjo<br />
Riwayat Penulis<br />
Rusli Andi Atjo lahir pada tanggal 18 April 1942 di Sanana. Ia mengikuti pendidikan tinggi di Fakultas Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Gelar sarjana diperolehnya pada tahun 1968. Pendidikan lain yang pernah dijalani antara lain SESPA Depdagri Angkatan XIV tahun 1987 di Jakarta. Lalu kemudian menyelesaikan Pasca Sarjana di Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2006 dengan gelar M.Si (Magister Sains).</p>
<p>Pernah menduduki jabatan:<br />
1. Camat Kotapraja Ternate, di Ternate (1969 &#8211; 1972).<br />
2. Kepala Bagian Administrasi Umum Kantor Bupati Maluku Utara (1972 &#8211; 1973).<br />
3. Pembantu Bupati Maluku Tengah Wilayah Pulau Buru (1977 &#8211; 1979).<br />
4. Kepala Inspektorat Kabupaten Maluku Utara (1980 &#8211; 1984).<br />
5. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Maluku (1984 &#8211; 1993).<br />
6. Assisten Administrasi dan Umum Sekretaris Wilayah / Daerah Maluku (1993 &#8211; 1999).<br />
7. Inspektur Wilayah Propinsi Maluku (8 Juli 1999 &#8211; September 2001).<br />
8. Pelaksana Tugas Harian Bupati Maluku Utara (11 Juli 1999 &#8211; 11 April 2000).<br />
9. Penjabat Bupati Maluku Tenggara, (4 April 2001 &#8211; 7 Agustus 2002).</p>
<p>Buku Tentang Ternate<br />
▼ 2009 (4)<br />
▼ Februari (4)<br />
BUKU: KAMUS BAHASA TERNATE-INDONESIA<br />
BUKU: ORANG TERNATE &amp; KEBUDAYAANNYA<br />
BUKU: PENINGGALAN SEJARAH DI TERNATE<br />
BUKU: PERGOLAKAN DI MALUKU ABAD XVI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Molied</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-567</link>
		<dc:creator>Molied</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 06:50:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-567</guid>
		<description>Terkait dengan komentar sodara AJ, menurut saya setiap orang punya hak untuk berpendapat, sepanjang tidak menyinggung dan melanggar hak2 orang lain, tidak masalah....
Sejarah memang banyak kontroversi, sebaiknya kita sikapi dengan bijak. Mari jadikan sejarah sebagai bekal untuk menjalani hidup masa kini dan masa datang.
Hargai masa lalu,....isi masa kini, songsong masa depan.

&lt;strong&gt;Save our heritage&lt;/strong&gt;.....!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terkait dengan komentar sodara AJ, menurut saya setiap orang punya hak untuk berpendapat, sepanjang tidak menyinggung dan melanggar hak2 orang lain, tidak masalah&#8230;.<br />
Sejarah memang banyak kontroversi, sebaiknya kita sikapi dengan bijak. Mari jadikan sejarah sebagai bekal untuk menjalani hidup masa kini dan masa datang.<br />
Hargai masa lalu,&#8230;.isi masa kini, songsong masa depan.</p>
<p><strong>Save our heritage</strong>&#8230;..!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Rion Baura</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-566</link>
		<dc:creator>Rion Baura</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 06:07:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-566</guid>
		<description>Saya sangat...sangat salut untuk saudara, bahkan kalo boleh saya angkat semua jempol saya tangan dan kaki untuk saudara. Jarang ada anak muda seperti saudara yang mau menelusuri sejarah nenek moyang daerah mereka.
Saya dari Jailolo, kampung saya di Bukumatiti dan sekarang saya bekerja di Jakarta.
Saya sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan pelajaran sejarah, untuk itu maka semasa SMA saya mengambil jurusan IPA. Tetapi kali ini, anda benar-benar membuat saya tertarik dengan semua kemampuan dan kerja keras anda untuk mengumpulkan informasi mengenai sejarah daerah kita yang sangat kita cintai.......salut buat saudara.
Dulu sewaktu kecil, saya sering mendengar cerita tentang keterlibatan keluarga besar saya dengan kesultanan Ternate, sehingga sampai sekarang salah satu dari keluarga kami ada yang diangkat oleh kesultanan Ternate sebagai Kapitan. Sayangnya saya tidak terlalu mendalami cerita sejarah jaman dulu sehingga saya tidak bisa memberikan lebih banyak masukan buat saudara.
yang jelas saya sebagai anak daerah, merasa berterima kasih kepada saudara atas apa yang telah saudara lakukan untuk daerah kita. Saya hanya berpesan maju terus.....&lt;strong&gt;&lt;em&gt;gali lagi sejarah daerah kita, tidak perlu mendengar selintingan yang meremehkan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;....karena sebenarnya mereka hanya iri dengan kemampuan saudara.
Sekali layar terkembang....pantang surut biduk kepantai...GBU.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat&#8230;sangat salut untuk saudara, bahkan kalo boleh saya angkat semua jempol saya tangan dan kaki untuk saudara. Jarang ada anak muda seperti saudara yang mau menelusuri sejarah nenek moyang daerah mereka.<br />
Saya dari Jailolo, kampung saya di Bukumatiti dan sekarang saya bekerja di Jakarta.<br />
Saya sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan pelajaran sejarah, untuk itu maka semasa SMA saya mengambil jurusan IPA. Tetapi kali ini, anda benar-benar membuat saya tertarik dengan semua kemampuan dan kerja keras anda untuk mengumpulkan informasi mengenai sejarah daerah kita yang sangat kita cintai&#8230;&#8230;.salut buat saudara.<br />
Dulu sewaktu kecil, saya sering mendengar cerita tentang keterlibatan keluarga besar saya dengan kesultanan Ternate, sehingga sampai sekarang salah satu dari keluarga kami ada yang diangkat oleh kesultanan Ternate sebagai Kapitan. Sayangnya saya tidak terlalu mendalami cerita sejarah jaman dulu sehingga saya tidak bisa memberikan lebih banyak masukan buat saudara.<br />
yang jelas saya sebagai anak daerah, merasa berterima kasih kepada saudara atas apa yang telah saudara lakukan untuk daerah kita. Saya hanya berpesan maju terus&#8230;..<strong><em>gali lagi sejarah daerah kita, tidak perlu mendengar selintingan yang meremehkan</em></strong>&#8230;.karena sebenarnya mereka hanya iri dengan kemampuan saudara.<br />
Sekali layar terkembang&#8230;.pantang surut biduk kepantai&#8230;GBU.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-565</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 04:07:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-565</guid>
		<description>Salam untuk Sudara AJ…. yang telah berpartisipasi memberikan komentarnya di sini…..!

Sayangnya dalam komentar, anda tidak menuliskan identitas anda secara lengkap, dan kesannya menyembunyikan data diri anda dalam memberikan komentar. Mungkin persepsi saya salah, tapi mudah2an mungkin ada pembaca lain yg menilai ini dengan lebih objektif.

Saya sangat berterima kasih atas komentar yang saudara berikan dalam tulisan ini. Pada dasarnya apapun saran dan kritik dari siapapun terhadap tulisan-tulisan saya dalam website ini, akan saya terima dengan lapang dada demi kesempurnaan deskripsi dan tulisan yang saya muat di sini……..! Namun ada prinsip-prinsip yang perlu kita bicarakan dan sharing di sini.

Cara untuk mengabdikan diri pada daerah tempat Dodomi kita ditanam, itu banyak caranya, Bung...!  Bukan mesti harus menjadi Legislatif di sana..?  Bukan juga harus menjadi Birokrasi di sana saja..? Atau harus menjadi &quot;Kelompok Housebreaker&quot; di sana yang setiap saat turun ke jalan berdemo berteriak untuk menyampaikan aspirasinya..?!  Cara yang saya dan kawan2 tempuh adalah seperti ini, sesuai ranah kami dan spesifikasi personal yang kami punyai. Kalo saudara bijak, pasti saudara bilang... Ooo, ini suatu cara yang lumayan bagus untuk mempromosikan aspek pariwisata Maluku Utara ke dunia Internasional, yang memberikan sajian informatif &amp; deskriptif tentang tradisi dan budaya yang pada dapat memberikan jalan bagi turis untuk datang berkunjung ke sana sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan daerah di bidang pariwisata. Ataupun informasi ini bisa membantu investor untuk menam sahamnya dalam bidang pembangunan pariwisata budaya dan sejarah di daerah ini.
(Maaf) Saya menilai pemikiran saudara terlalu sempit dalam menyikapi permasalahan.

Kalau saudara saat ini, berada dalam ranah “Politik Praktis”, tentu mungkin saudara merasa “muak” dengan membaca tentang “CERITA TENTANG MOLOKU KIE RAHA” seperti yg saudara tulis dalam komentar saudara. Itu jelas pasti. Dalam kepala anda mungkin beranggapan bahwa bahasan dalam blog ini hanyalah cerita2 masa lalu dan yg tidak ada manfaatnya. Tapi tidak halnya dengan orang lain yg punya pola berpikir yang berbeda pada ranah lain. Bila seorang Politikus ataupun yang lain seperti orang-orang Sains, Ekonom mencampuri ranah Humaniora (dalam hal ini Historiografi) tentunya tidak akan ketemu ujung pangkalnya.

Begini, saudara AJ…..
Jikalau anda seorang intelektual sejati, tentunya anda mempunyai pemikiran yang lebih bijaksana dalam melihat atau memandang setiap sudut (ranah) cabang ilmu pengetahuan. Menurut “&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Teori Filsafat Ilmu&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;”, cabang ilmu pengetahuan itu terbagi dalam beberapa bagian (tidak usah saya jelaskan di sini). Terciptanya Blog ini adalah manifestasi dari penjabaran salah satu cabang ilmu dalam kategori “Humaniora”, yaitu cabang ilmu membahas tentang “Sejarah”. Ilmu Sejarah atau Historiografi merupakan ranah kategori Ilmu Humaniora.  Saya tidak tahu persis posisi anda dalam membidangi salah satu dari banyak cabang-cabang ilmu tersebut hingga saat ini, anda pada posisi cabang ilmu yang mana..?! Sehingga mendasari anda memandang cabang Historiografi seperti itu. 

&lt;strong&gt;Sekali lagi, maaf, bukan menggurui. Kalau anda menjadi mahasiswa saya, akan saya berikan materi singkat kuliah dasar &quot;Pengntar Ilmu Sejarah&quot;, sebagai berikut&lt;/strong&gt; : ......................

Setiap bangsa manapun di muka bumi ini, memiliki sejarahnya masing-masing, begitupun berlaku untuk beberapa komunitas di Maluku Utara. Mempelajari “sejarah” berarti mengungkapkan bagaimana alam pikir dimana manusia itu hidup, bagaimana terbentuknya kesatuan sosialnya, bagaimana terbentuk budaya masyarakatnya, adat istiadat, norma sosial dan tata krama masyarakat serta proses dinamika perubahannya. Sejarah juga menjelaskan apa makna dari simbol institusi dan pranata yang ada di dalamnya.

Manusia sebagai mahluk sosial dan mahluk berpikir (Homo Homini Lupus), selain dapat ditinjau dari sudut sejarah, dapat dilihat pula dari sudut sosiologi, psikologi, anthropologi, ekonomi dan lain-lain. Dalam memahami manusia dari sudut ilmu-ilmu sosial tersebut, maka sejarah bertindak sebagai metode dan ilmu bantu. 

Dalam lapangan bidang Ilmu Sejarah juga dikenal adanya “&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dimensi Sejarah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;” yang terdiri dari; Dimensi Masa Lampau (Past), Dimensai Masa Kini (Present) dan Dimensi Masa Akan Datang (Future). Dimensi Sejarah mengandung pengertian bahwa dengan mengerti dan mengetahui masa lampau, orang dapat memahami keadaan masa kini. Dengan memahami keadaan masa kini orang dapat merencanakan apa yang akan dilakukan nanti pada masa yang akan datang.

Dalam ilmu sejarah juga dijelaskan bahwa; Manusia mempunayai akal (jiwa). Jiwa atau akal menyatakan diri dalam cipta, rasa dan karsa. Ketiga ciri pokok itu membentuk kebudayaan. Kebudayaan adalah aktifitas manusia merombak alam. Dimana ada bekas tangan manusia di situ ada kebudayaan. Dari kebudayaan ini lahirlah sejarah manusia. Kebudayaan membuat sejarah dan sejarah membentuk kebudayaan. Keduanya saling mempengaruhi (kausalitas).

Apabila tidak ada keinginan manusia untuk mengetahui kejadian dan peristiwa tertentu pada masa lampau, maka orang tidak akan mempelajari sejarah. Demikian pula jika tidak ada keinginan manusia untuk melihat kembali di masa yang akan datang, maka orang tidak akan pernah menulis sejarah (membuat suatu dokumen).

Suatu peristiwa yang dialami oleh manusia pada masa lampau dikatakan sebagai suatu “Sejarah” apabila merupakan studi dari perkembangan manusia itu sendiri. Setiap kurun waktu (periode) dihimpun dan dibentuk menjadi sebuah catatan “sejarah”yang sempurna apabila kurun-kurun waktu tersebut dibandingkan dan dipersatukan dengan kurun waktu atau periode yang lain termasuk kondisi hari ini, sehingga perkembangan dan perubahannya menjadi nyata.

Jadi, sejarah bukan sekedar kisah atau sekedar cerita masa lampau yang tidak ada manfaatnya. Suatu kejadian yang terjadi pada masa lalu menjadi sejarah pada hari ini, kemudian kejadian-kejadian pada hari ini dikemudian hari akan menjadi sejarah dan kejadian dan peristiwa pada masa yang akan datang akan menjadi sejarah bagi generasi sesudahnya.

Sejarah juga bisa diibaratkan dengan “siaran berita”, dimana data dan fakta lapangan dipaketkan sedemikian rupa sehingga sifatnya informatif. Sejarah dan siaran berita sama-sama menjawab pertanyaan; Apa ? Siapa ? Kapan ? Bagaimana ? dan sebagainya. Penyampaian esensi informasinya juga masih menggunakan analisa dan tafsiran subyek terhadap obyek karena faktanya tidak bisa berbicara sendiri. Hal ini tidak berlaku terhadap data dokumen asli sebelum ditafsirkan oleh subyek (penyampai) ke dalam bentuk paket informasi yang akan disampaikan.

Ditinjau dari aspek ilmu, sejarah juga identik dengan “Filsafat” tapi sejarah bukan filsafat walaupun keduanya dimulai dengan “bertanya”. Seperti halnya siaran berita, sejarah dan filsafat juga sama-sama berusaha mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas. Sama-sama menggunakan Hukum Kausalitas. Perbedaan esensial antara sejarah dan filsafat terletak pada metode dan pendekatan yang digunakan.

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa; peristiwa yang terjadi masa lalu menjadi sejarah pada hari ini, lalu kejadian pada hari ini dikemudian hari akan menjadi sejarah dan peristiwa pada masa yang akan datang akan menjadi sejarah bagi generasi sesudahnya. Dimensi sejarah mengajari kita bahwa; dengan mengerti dan mengetahui masa lampau, orang dapat memahami keadaan masa kini. Dengan memahami keadaan masa kini orang dapat merencanakan apa yang akan dilakukan nanti pada masa yang akan datang.

Oleh karena itu sebagai manusia Indonesia yang bijak, siapapun (penulis) yang hendak menyampaikan suatu fakta pada masa yang sudah dilewati haruslah berbuat adil dan “obyektif” serta yang paling utama adalah menghargai upaya itu, karena suatu saat nanti, masyarakat akan memahami kebenarannya melalui pembuktian sejarah.

Blog tentang “Tradisi dan budaya orang Ternate” yang saya buat ini adalah salah satu bentuk upaya untuk merekonstruksi “kearifan lokal” yang ada di Maluku Utara pada masa lampau dan masih diwarisi hingga saat ini agar para pembaca dapat mengetahui, mengenal dan memahami bagaimana dinamika sosial masyarakat di Ternate. Penulis selaku Admin sudah berupaya menyampaikan setiap penulisan se-obyektif mungkin, walaupun mungkin ada visitor yang menganggap masih ada sedikit “primordialisme” yang ikut terbawa. Tidak apa-apa, itu hal yang wajar dan manusiawi.

Jadi tanggapan balik saya terhadap komentar saudara AJ ini, agak panjang, dan sengaja dipublikasikan bersama-sama dengan isi komentar saudara yang saudara ditulis tersebut, agar pembaca yang lain bisa melihat dan bahkan mungkin memberikan tanggapan tambahan sesudah ini….!

Begini saja…..!
Untuk lebih jelasnya saudara AJ tolong baca tulisan saya di blog ini juga yang berjudul “Sejarah Tidak Pernah Berdusta” atau klik &lt;a href=&quot;http://ternate.wordpress.com/2007/11/16/sejarah-tidak-pernah-berdusta/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;di sini&lt;/a&gt;

Atau kalau tidak mau juga, Begini, simpel aja.... Tinggal tutup tab browser blog ini dan pindah ke website lain atau matikan komputer. Selesai kan..?!   Gitu aja kok repot......!
&lt;em&gt;Maaf..... Just Kidding....!&lt;/em&gt;

Untuk pembaca yang lain, dibuka kesempatan untuk menanggapi.....! Plus ataupun minus...... Yaaaa Diskusi-lah.....!
***</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam untuk Sudara AJ…. yang telah berpartisipasi memberikan komentarnya di sini…..!</p>
<p>Sayangnya dalam komentar, anda tidak menuliskan identitas anda secara lengkap, dan kesannya menyembunyikan data diri anda dalam memberikan komentar. Mungkin persepsi saya salah, tapi mudah2an mungkin ada pembaca lain yg menilai ini dengan lebih objektif.</p>
<p>Saya sangat berterima kasih atas komentar yang saudara berikan dalam tulisan ini. Pada dasarnya apapun saran dan kritik dari siapapun terhadap tulisan-tulisan saya dalam website ini, akan saya terima dengan lapang dada demi kesempurnaan deskripsi dan tulisan yang saya muat di sini……..! Namun ada prinsip-prinsip yang perlu kita bicarakan dan sharing di sini.</p>
<p>Cara untuk mengabdikan diri pada daerah tempat Dodomi kita ditanam, itu banyak caranya, Bung&#8230;!  Bukan mesti harus menjadi Legislatif di sana..?  Bukan juga harus menjadi Birokrasi di sana saja..? Atau harus menjadi &#8220;Kelompok Housebreaker&#8221; di sana yang setiap saat turun ke jalan berdemo berteriak untuk menyampaikan aspirasinya..?!  Cara yang saya dan kawan2 tempuh adalah seperti ini, sesuai ranah kami dan spesifikasi personal yang kami punyai. Kalo saudara bijak, pasti saudara bilang&#8230; Ooo, ini suatu cara yang lumayan bagus untuk mempromosikan aspek pariwisata Maluku Utara ke dunia Internasional, yang memberikan sajian informatif &amp; deskriptif tentang tradisi dan budaya yang pada dapat memberikan jalan bagi turis untuk datang berkunjung ke sana sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan daerah di bidang pariwisata. Ataupun informasi ini bisa membantu investor untuk menam sahamnya dalam bidang pembangunan pariwisata budaya dan sejarah di daerah ini.<br />
(Maaf) Saya menilai pemikiran saudara terlalu sempit dalam menyikapi permasalahan.</p>
<p>Kalau saudara saat ini, berada dalam ranah “Politik Praktis”, tentu mungkin saudara merasa “muak” dengan membaca tentang “CERITA TENTANG MOLOKU KIE RAHA” seperti yg saudara tulis dalam komentar saudara. Itu jelas pasti. Dalam kepala anda mungkin beranggapan bahwa bahasan dalam blog ini hanyalah cerita2 masa lalu dan yg tidak ada manfaatnya. Tapi tidak halnya dengan orang lain yg punya pola berpikir yang berbeda pada ranah lain. Bila seorang Politikus ataupun yang lain seperti orang-orang Sains, Ekonom mencampuri ranah Humaniora (dalam hal ini Historiografi) tentunya tidak akan ketemu ujung pangkalnya.</p>
<p>Begini, saudara AJ…..<br />
Jikalau anda seorang intelektual sejati, tentunya anda mempunyai pemikiran yang lebih bijaksana dalam melihat atau memandang setiap sudut (ranah) cabang ilmu pengetahuan. Menurut “<strong><em>Teori Filsafat Ilmu</em></strong>”, cabang ilmu pengetahuan itu terbagi dalam beberapa bagian (tidak usah saya jelaskan di sini). Terciptanya Blog ini adalah manifestasi dari penjabaran salah satu cabang ilmu dalam kategori “Humaniora”, yaitu cabang ilmu membahas tentang “Sejarah”. Ilmu Sejarah atau Historiografi merupakan ranah kategori Ilmu Humaniora.  Saya tidak tahu persis posisi anda dalam membidangi salah satu dari banyak cabang-cabang ilmu tersebut hingga saat ini, anda pada posisi cabang ilmu yang mana..?! Sehingga mendasari anda memandang cabang Historiografi seperti itu. </p>
<p><strong>Sekali lagi, maaf, bukan menggurui. Kalau anda menjadi mahasiswa saya, akan saya berikan materi singkat kuliah dasar &#8220;Pengntar Ilmu Sejarah&#8221;, sebagai berikut</strong> : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Setiap bangsa manapun di muka bumi ini, memiliki sejarahnya masing-masing, begitupun berlaku untuk beberapa komunitas di Maluku Utara. Mempelajari “sejarah” berarti mengungkapkan bagaimana alam pikir dimana manusia itu hidup, bagaimana terbentuknya kesatuan sosialnya, bagaimana terbentuk budaya masyarakatnya, adat istiadat, norma sosial dan tata krama masyarakat serta proses dinamika perubahannya. Sejarah juga menjelaskan apa makna dari simbol institusi dan pranata yang ada di dalamnya.</p>
<p>Manusia sebagai mahluk sosial dan mahluk berpikir (Homo Homini Lupus), selain dapat ditinjau dari sudut sejarah, dapat dilihat pula dari sudut sosiologi, psikologi, anthropologi, ekonomi dan lain-lain. Dalam memahami manusia dari sudut ilmu-ilmu sosial tersebut, maka sejarah bertindak sebagai metode dan ilmu bantu. </p>
<p>Dalam lapangan bidang Ilmu Sejarah juga dikenal adanya “<strong><em>Dimensi Sejarah</em></strong>” yang terdiri dari; Dimensi Masa Lampau (Past), Dimensai Masa Kini (Present) dan Dimensi Masa Akan Datang (Future). Dimensi Sejarah mengandung pengertian bahwa dengan mengerti dan mengetahui masa lampau, orang dapat memahami keadaan masa kini. Dengan memahami keadaan masa kini orang dapat merencanakan apa yang akan dilakukan nanti pada masa yang akan datang.</p>
<p>Dalam ilmu sejarah juga dijelaskan bahwa; Manusia mempunayai akal (jiwa). Jiwa atau akal menyatakan diri dalam cipta, rasa dan karsa. Ketiga ciri pokok itu membentuk kebudayaan. Kebudayaan adalah aktifitas manusia merombak alam. Dimana ada bekas tangan manusia di situ ada kebudayaan. Dari kebudayaan ini lahirlah sejarah manusia. Kebudayaan membuat sejarah dan sejarah membentuk kebudayaan. Keduanya saling mempengaruhi (kausalitas).</p>
<p>Apabila tidak ada keinginan manusia untuk mengetahui kejadian dan peristiwa tertentu pada masa lampau, maka orang tidak akan mempelajari sejarah. Demikian pula jika tidak ada keinginan manusia untuk melihat kembali di masa yang akan datang, maka orang tidak akan pernah menulis sejarah (membuat suatu dokumen).</p>
<p>Suatu peristiwa yang dialami oleh manusia pada masa lampau dikatakan sebagai suatu “Sejarah” apabila merupakan studi dari perkembangan manusia itu sendiri. Setiap kurun waktu (periode) dihimpun dan dibentuk menjadi sebuah catatan “sejarah”yang sempurna apabila kurun-kurun waktu tersebut dibandingkan dan dipersatukan dengan kurun waktu atau periode yang lain termasuk kondisi hari ini, sehingga perkembangan dan perubahannya menjadi nyata.</p>
<p>Jadi, sejarah bukan sekedar kisah atau sekedar cerita masa lampau yang tidak ada manfaatnya. Suatu kejadian yang terjadi pada masa lalu menjadi sejarah pada hari ini, kemudian kejadian-kejadian pada hari ini dikemudian hari akan menjadi sejarah dan kejadian dan peristiwa pada masa yang akan datang akan menjadi sejarah bagi generasi sesudahnya.</p>
<p>Sejarah juga bisa diibaratkan dengan “siaran berita”, dimana data dan fakta lapangan dipaketkan sedemikian rupa sehingga sifatnya informatif. Sejarah dan siaran berita sama-sama menjawab pertanyaan; Apa ? Siapa ? Kapan ? Bagaimana ? dan sebagainya. Penyampaian esensi informasinya juga masih menggunakan analisa dan tafsiran subyek terhadap obyek karena faktanya tidak bisa berbicara sendiri. Hal ini tidak berlaku terhadap data dokumen asli sebelum ditafsirkan oleh subyek (penyampai) ke dalam bentuk paket informasi yang akan disampaikan.</p>
<p>Ditinjau dari aspek ilmu, sejarah juga identik dengan “Filsafat” tapi sejarah bukan filsafat walaupun keduanya dimulai dengan “bertanya”. Seperti halnya siaran berita, sejarah dan filsafat juga sama-sama berusaha mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas. Sama-sama menggunakan Hukum Kausalitas. Perbedaan esensial antara sejarah dan filsafat terletak pada metode dan pendekatan yang digunakan.</p>
<p>Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa; peristiwa yang terjadi masa lalu menjadi sejarah pada hari ini, lalu kejadian pada hari ini dikemudian hari akan menjadi sejarah dan peristiwa pada masa yang akan datang akan menjadi sejarah bagi generasi sesudahnya. Dimensi sejarah mengajari kita bahwa; dengan mengerti dan mengetahui masa lampau, orang dapat memahami keadaan masa kini. Dengan memahami keadaan masa kini orang dapat merencanakan apa yang akan dilakukan nanti pada masa yang akan datang.</p>
<p>Oleh karena itu sebagai manusia Indonesia yang bijak, siapapun (penulis) yang hendak menyampaikan suatu fakta pada masa yang sudah dilewati haruslah berbuat adil dan “obyektif” serta yang paling utama adalah menghargai upaya itu, karena suatu saat nanti, masyarakat akan memahami kebenarannya melalui pembuktian sejarah.</p>
<p>Blog tentang “Tradisi dan budaya orang Ternate” yang saya buat ini adalah salah satu bentuk upaya untuk merekonstruksi “kearifan lokal” yang ada di Maluku Utara pada masa lampau dan masih diwarisi hingga saat ini agar para pembaca dapat mengetahui, mengenal dan memahami bagaimana dinamika sosial masyarakat di Ternate. Penulis selaku Admin sudah berupaya menyampaikan setiap penulisan se-obyektif mungkin, walaupun mungkin ada visitor yang menganggap masih ada sedikit “primordialisme” yang ikut terbawa. Tidak apa-apa, itu hal yang wajar dan manusiawi.</p>
<p>Jadi tanggapan balik saya terhadap komentar saudara AJ ini, agak panjang, dan sengaja dipublikasikan bersama-sama dengan isi komentar saudara yang saudara ditulis tersebut, agar pembaca yang lain bisa melihat dan bahkan mungkin memberikan tanggapan tambahan sesudah ini….!</p>
<p>Begini saja…..!<br />
Untuk lebih jelasnya saudara AJ tolong baca tulisan saya di blog ini juga yang berjudul “Sejarah Tidak Pernah Berdusta” atau klik <a href="http://ternate.wordpress.com/2007/11/16/sejarah-tidak-pernah-berdusta/" rel="nofollow">di sini</a></p>
<p>Atau kalau tidak mau juga, Begini, simpel aja&#8230;. Tinggal tutup tab browser blog ini dan pindah ke website lain atau matikan komputer. Selesai kan..?!   Gitu aja kok repot&#8230;&#8230;!<br />
<em>Maaf&#8230;.. Just Kidding&#8230;.!</em></p>
<p>Untuk pembaca yang lain, dibuka kesempatan untuk menanggapi&#8230;..! Plus ataupun minus&#8230;&#8230; Yaaaa Diskusi-lah&#8230;..!<br />
***</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh AJ</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-564</link>
		<dc:creator>AJ</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 12:45:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-564</guid>
		<description>NGEMENG-NGEMENG JANGAN HANYA SENANG DENGAN CERITA TENTANG MOLOKU KIERAHA, TAPI BGM CARANYA KITA ABDIKAN DIRI KITA PADA DAERAH TEMPAT DODOMI KITA DITANAM. 
JANGAN TERJEBAK DENGAN NOSTALGIA MASA LALU, SEBAB GEMILANGNYA MASA LALU TELAH SIRNA, NAMA BESARNYA MOLOKU KIE RAHA TELAH TAMAT.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>NGEMENG-NGEMENG JANGAN HANYA SENANG DENGAN CERITA TENTANG MOLOKU KIERAHA, TAPI BGM CARANYA KITA ABDIKAN DIRI KITA PADA DAERAH TEMPAT DODOMI KITA DITANAM.<br />
JANGAN TERJEBAK DENGAN NOSTALGIA MASA LALU, SEBAB GEMILANGNYA MASA LALU TELAH SIRNA, NAMA BESARNYA MOLOKU KIE RAHA TELAH TAMAT.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “THE HIDDEN HISTORY OF JAILOLO”  (Menelusuri Jejak-Jejak Sejarah Kesultanan Jailolo) oleh Halim Pelu</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/20/%e2%80%9cthe-hidden-history-of-jailolo%e2%80%9d-menelusuri-jejak-jejak-sejarah-kesultanan-jailolo/#comment-561</link>
		<dc:creator>Halim Pelu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 09:50:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=172#comment-561</guid>
		<description>Saya tidak tahu betul tetang Sejarah Jailolo, Tetapi dalam Hikayat Tanah Hitu Karya Imam Rijali, menggambarkan bahwa Empat Perdana yang mendirikan Kerajaan Tanah Hitu (di Pulau Ambon) diantaranya Perdana yang ketiga bernama &lt;strong&gt;Perdana Jamilu&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; &lt;strong&gt;Anak Sultan Jailolo&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang Ibunya adalah dari Bangsa Jawa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak tahu betul tetang Sejarah Jailolo, Tetapi dalam Hikayat Tanah Hitu Karya Imam Rijali, menggambarkan bahwa Empat Perdana yang mendirikan Kerajaan Tanah Hitu (di Pulau Ambon) diantaranya Perdana yang ketiga bernama <strong>Perdana Jamilu</strong><em> <strong>Anak Sultan Jailolo</strong></em> yang Ibunya adalah dari Bangsa Jawa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh Adrian Boot</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-553</link>
		<dc:creator>Adrian Boot</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 10:42:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-553</guid>
		<description>Artikelnya bagus..!  Selama ini yang saya kira suku ato Bangsa Moro itu orang asing (Eropa) yang masuk ke hutan dan tdk bisa keluar lgi, itu yang saya dengar dri cerita orang2. hehee.. Mungkinkah benar..?!  Berarti hebat tong pe hutan Halmahera. Ato mungkin dong so ada di kepulauan Moro di Philipina hahahaa....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikelnya bagus..!  Selama ini yang saya kira suku ato Bangsa Moro itu orang asing (Eropa) yang masuk ke hutan dan tdk bisa keluar lgi, itu yang saya dengar dri cerita orang2. hehee.. Mungkinkah benar..?!  Berarti hebat tong pe hutan Halmahera. Ato mungkin dong so ada di kepulauan Moro di Philipina hahahaa&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Sumbang Artikel Anda oleh nurdin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/sumbangan-artikel-anda/#comment-549</link>
		<dc:creator>nurdin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 16:38:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/sumbangan-artikel-anda/#comment-549</guid>
		<description>&lt;strong&gt;Bagaimana Jantung (Ngana) akarja&lt;/strong&gt;

Jantung kita adalah organ yang paling mengagumkan.Tanpa henti memompa oksigen dan nutrisi melaui darah ke seluruh tubuh.Jantung kita berdetak 100 ribu kali per hari atau memompa sekitar 2000 galon per hari.

Ketika berdetak, jantung memompa darah melaui pembuluh-pembuluh darah ke seluruh tubuh. Pembuluh-pembuluh ini sangat elastis dan bisa membawa darah ke setiap ujung organ tubuh kita.

Darah sangat penting karena berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru dan nutrisi ke setiap jaringan tubuh, juga membawa sisa-sisa seperti karbon dioksida keluar dari jaringan-jaringan tubuh

Ada tiga tipe pembuluh darah :

    * Pembuluh arteri : fungsinya mengangkut oksigen melalui darah dari jantung ke seluruh jaringan tubuh, akan semakin mengecil ketika darah melewati pembuluh menuju organ lainnya.
    * Pembuluh kapiler : bentuknya kecil dan tipis, menghubungkan pembuluh arteri dan pembuluh vena. Lapisan dindingnya yang tipis memudahkan untuk dilewati oleh oksigen, nutrisi, karbon dioksida serta bahan sisa lainnya dari dan ke organ sel lainnya.
    * Pembuluh vena : fungsinya menyalurkan aliran darah yang berisi bahan sisa kembali ke jantung jantung untuk dipecahkan dan dikeluarkan dari tubuh. Pembuluh vena semakin membesar ketika mendekati jantung. Bagian atas vena (superior) membawa darah dari tangan dan kepala menuju jantung, sedangkan bagian bawah vena (inferior) membawa darah dari bagian perut dan kaki menuju jantung. 

Jaringan pembuluh-pembuluh darah ini sangat luas, jika dibentangkan panjangnya bisa mencapai lebih dari 60 ribu mil.Cukup untuk mengelilingi bumi lebih kali 2 kali !

Jantung kita terletak di sebelah kiri bagian dada, di antara paru-paru, tersarung oleh tulang rusuk. Bagian luaranya terdiri dari otot-otot. Otot-otot tersebut saling berkontraksi dan memompa darah melulai pembuluh arteri. Bagian dalam terdiri dari 4 buah bilik. Dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian kanan dan kiri yang dipisahkan oleh dinding otot yang disebut septum. Bagian kanan dan kiri dibagi lagi menjadi 2 bilik atas yang disebut dengan atria dan dua bilik bawah yang disebut dengan ventricle, yang memompa darah menuju arteri.

Atria dan verticle bekerja secara bersamaan,menyebabkan kontraksi dan relaksasi untuk memompa darah keluar dari jantung. Darah yang keluar dari bilik akan melewati sebuah katup. Terdapat 4 buah katup di dalam jantung. Yaitu mitral, tricuspid, aortic, dan pulmonic (sering juga disebut dengan pulmonary).

Katup-katup ini berfungsi untuk mengatur jalannya aliran darah menuju ke arah yang benar. Tiap katup mempunyai penututup yang disebut leaflets atau cusps. Katup mitral mempunyai 2 buah leaflets , yang lainnya memiliki 3 buah leaflets.

Bagian kanan dan kiri jantung bekerja secara bersamaan membuat suatu pola yang bersambung secara terus menerus yang membuat darah akan terus mengalir menuju jantung paru-paru dan bagian tubuh lainnya.

Bagian kanan :

    * Darah memasuki jantung melalui 2 bagian pembuluh vena inferior dan superior yang membawa oksigen kosong dari tubuh menuju ke bagian kanan atrium.
    * Ketika atrium berkontraksi,darah mengalir dari bagian kanan atrium menuju bagian kanan ventricle melalui katup tricuspid.
    * Ketika ventricle penuh,maka katup triscupid akan menutup untuk mencegah darah mengalir kembali ke bagian atria ketika ventricle berkontraksi.
    * Ketika ventricle berkontraksi,darah akan mengalir keluar melalui katup pulmonic menuju arteri dan paru-paru yang mana pada bagian ini darah akan mendapatkan oksigen. 

Bagian kiri :

    * Bagian vena pulmonary akan mengosongkan darah yang telah mengandungoksigen dari paru-paru menuju ke bagian kiri atrium
    * Ketika atrium berkontraksi, darah akan mengalir menuju bagian venricle sebelah kiri melalui katup mitral.
    * Ketika venricle penuh maka katup mitral akan tertutup untuk mencegah darah menggalir kembali ke atrium ketika ventricle berkontraksi.
    * Ketika ventricle berkontraksi maka darah akan meninggalkan jantung melalui katup aortic menuju ke seluruh rubuh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bagaimana Jantung (Ngana) akarja</strong></p>
<p>Jantung kita adalah organ yang paling mengagumkan.Tanpa henti memompa oksigen dan nutrisi melaui darah ke seluruh tubuh.Jantung kita berdetak 100 ribu kali per hari atau memompa sekitar 2000 galon per hari.</p>
<p>Ketika berdetak, jantung memompa darah melaui pembuluh-pembuluh darah ke seluruh tubuh. Pembuluh-pembuluh ini sangat elastis dan bisa membawa darah ke setiap ujung organ tubuh kita.</p>
<p>Darah sangat penting karena berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru dan nutrisi ke setiap jaringan tubuh, juga membawa sisa-sisa seperti karbon dioksida keluar dari jaringan-jaringan tubuh</p>
<p>Ada tiga tipe pembuluh darah :</p>
<p>    * Pembuluh arteri : fungsinya mengangkut oksigen melalui darah dari jantung ke seluruh jaringan tubuh, akan semakin mengecil ketika darah melewati pembuluh menuju organ lainnya.<br />
    * Pembuluh kapiler : bentuknya kecil dan tipis, menghubungkan pembuluh arteri dan pembuluh vena. Lapisan dindingnya yang tipis memudahkan untuk dilewati oleh oksigen, nutrisi, karbon dioksida serta bahan sisa lainnya dari dan ke organ sel lainnya.<br />
    * Pembuluh vena : fungsinya menyalurkan aliran darah yang berisi bahan sisa kembali ke jantung jantung untuk dipecahkan dan dikeluarkan dari tubuh. Pembuluh vena semakin membesar ketika mendekati jantung. Bagian atas vena (superior) membawa darah dari tangan dan kepala menuju jantung, sedangkan bagian bawah vena (inferior) membawa darah dari bagian perut dan kaki menuju jantung. </p>
<p>Jaringan pembuluh-pembuluh darah ini sangat luas, jika dibentangkan panjangnya bisa mencapai lebih dari 60 ribu mil.Cukup untuk mengelilingi bumi lebih kali 2 kali !</p>
<p>Jantung kita terletak di sebelah kiri bagian dada, di antara paru-paru, tersarung oleh tulang rusuk. Bagian luaranya terdiri dari otot-otot. Otot-otot tersebut saling berkontraksi dan memompa darah melulai pembuluh arteri. Bagian dalam terdiri dari 4 buah bilik. Dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian kanan dan kiri yang dipisahkan oleh dinding otot yang disebut septum. Bagian kanan dan kiri dibagi lagi menjadi 2 bilik atas yang disebut dengan atria dan dua bilik bawah yang disebut dengan ventricle, yang memompa darah menuju arteri.</p>
<p>Atria dan verticle bekerja secara bersamaan,menyebabkan kontraksi dan relaksasi untuk memompa darah keluar dari jantung. Darah yang keluar dari bilik akan melewati sebuah katup. Terdapat 4 buah katup di dalam jantung. Yaitu mitral, tricuspid, aortic, dan pulmonic (sering juga disebut dengan pulmonary).</p>
<p>Katup-katup ini berfungsi untuk mengatur jalannya aliran darah menuju ke arah yang benar. Tiap katup mempunyai penututup yang disebut leaflets atau cusps. Katup mitral mempunyai 2 buah leaflets , yang lainnya memiliki 3 buah leaflets.</p>
<p>Bagian kanan dan kiri jantung bekerja secara bersamaan membuat suatu pola yang bersambung secara terus menerus yang membuat darah akan terus mengalir menuju jantung paru-paru dan bagian tubuh lainnya.</p>
<p>Bagian kanan :</p>
<p>    * Darah memasuki jantung melalui 2 bagian pembuluh vena inferior dan superior yang membawa oksigen kosong dari tubuh menuju ke bagian kanan atrium.<br />
    * Ketika atrium berkontraksi,darah mengalir dari bagian kanan atrium menuju bagian kanan ventricle melalui katup tricuspid.<br />
    * Ketika ventricle penuh,maka katup triscupid akan menutup untuk mencegah darah mengalir kembali ke bagian atria ketika ventricle berkontraksi.<br />
    * Ketika ventricle berkontraksi,darah akan mengalir keluar melalui katup pulmonic menuju arteri dan paru-paru yang mana pada bagian ini darah akan mendapatkan oksigen. </p>
<p>Bagian kiri :</p>
<p>    * Bagian vena pulmonary akan mengosongkan darah yang telah mengandungoksigen dari paru-paru menuju ke bagian kiri atrium<br />
    * Ketika atrium berkontraksi, darah akan mengalir menuju bagian venricle sebelah kiri melalui katup mitral.<br />
    * Ketika venricle penuh maka katup mitral akan tertutup untuk mencegah darah menggalir kembali ke atrium ketika ventricle berkontraksi.<br />
    * Ketika ventricle berkontraksi maka darah akan meninggalkan jantung melalui katup aortic menuju ke seluruh rubuh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profil Daerah Ternate oleh Bagus</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2007/04/05/profil-daerah-ternate/#comment-536</link>
		<dc:creator>Bagus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 05:46:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2007/04/05/profil-daerah-ternate/#comment-536</guid>
		<description>Salam Damai dan sejahtera

Minta infonya tentang Profile JAMKESMAS KOTA TERNATE dan lain-lain bisa mas? Thx</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Damai dan sejahtera</p>
<p>Minta infonya tentang Profile JAMKESMAS KOTA TERNATE dan lain-lain bisa mas? Thx</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di “MUSIK BAMBU HITADA &amp; MUSIK YANGER”, ( Kesenian Tradisional orang Halmahera ) oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/02/20/%e2%80%9cmusik-bambu-hitada-musik-yanger%e2%80%9d-kesenian-tradisional-orang-halmahera/#comment-534</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 08:15:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2009/02/20/%e2%80%9cmusik-bambu-hitada-musik-yanger%e2%80%9d-kesenian-tradisional-orang-halmahera/#comment-534</guid>
		<description>Aan: &lt;strong&gt;Mike van Joost&lt;/strong&gt;,

Dank u voor uw bezoek aan mijn blog. Inderdaad, wonen ver van de oorsprong van de stamvader van de grond kan veel beter daar. Nostalgia habitat moeten worden behandeld op een manier die rechtstreeks te hebben Bacan eiland, maar dat heeft niet de kans te geven, kan ik bezoek deze blog. Dank u voor uw lof voor mij in een reactie op mijn blog dit.

Oo. ja. Als u wilt zien videoclips en muziek hitada bamboe yanger kan ik deze e-mail naar je. Het resultaat is een paperclip uit mijn eigen camera. Mijn rug ya .....

Groeten aan allen die daar.
&lt;strong&gt;Busranto - Admin&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aan: <strong>Mike van Joost</strong>,</p>
<p>Dank u voor uw bezoek aan mijn blog. Inderdaad, wonen ver van de oorsprong van de stamvader van de grond kan veel beter daar. Nostalgia habitat moeten worden behandeld op een manier die rechtstreeks te hebben Bacan eiland, maar dat heeft niet de kans te geven, kan ik bezoek deze blog. Dank u voor uw lof voor mij in een reactie op mijn blog dit.</p>
<p>Oo. ja. Als u wilt zien videoclips en muziek hitada bamboe yanger kan ik deze e-mail naar je. Het resultaat is een paperclip uit mijn eigen camera. Mijn rug ya &#8230;..</p>
<p>Groeten aan allen die daar.<br />
<strong>Busranto &#8211; Admin</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Nurhasanah Syahdan</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-532</link>
		<dc:creator>Nurhasanah Syahdan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 06:22:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-532</guid>
		<description>Setelah membaca “Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua” jadi ingat satu kampung di Manokwari Papua Barat, yg mayoritas Islam, nama kampung itu BABO, sama halnya pd saat aku pulang kampung kalo lewat  BOBO jd ingat BABO, mungkin ada kaitannya ya kampung BOBO di Pulau Tidore dengan dengan yg di Papua..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah membaca “Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua” jadi ingat satu kampung di Manokwari Papua Barat, yg mayoritas Islam, nama kampung itu BABO, sama halnya pd saat aku pulang kampung kalo lewat  BOBO jd ingat BABO, mungkin ada kaitannya ya kampung BOBO di Pulau Tidore dengan dengan yg di Papua..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Nurhasanah Syahdan</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-531</link>
		<dc:creator>Nurhasanah Syahdan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 03:40:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-531</guid>
		<description>Maksih untuk Putra Halmahera, atas jawabannya yg sangat sempurna, dan menambah pengetahuan saya,  kebetulan sy org Tidore, banyak yg bertanya kepada sy ttg hal ini, dgn adanya jawaban dari putra Tidore bisa membantu sy menjawab pertanyaan2 tsbt. salam kenal juga ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maksih untuk Putra Halmahera, atas jawabannya yg sangat sempurna, dan menambah pengetahuan saya,  kebetulan sy org Tidore, banyak yg bertanya kepada sy ttg hal ini, dgn adanya jawaban dari putra Tidore bisa membantu sy menjawab pertanyaan2 tsbt. salam kenal juga ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Putera Halmahera</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-530</link>
		<dc:creator>Putera Halmahera</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 00:20:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-530</guid>
		<description>Terima kasih atas tanggapan admin. Saya senang bisa bertukar pendapat dan berbagi ilmu. Tetapi, mohon maaf  saya bukan dosen UNKHAIR tetapi dosen STKIP KIE RAHA TERNATE. Untuk Nurhasanah, saya sependapat dengan admin. Saya juga belum pernah mendapatkan sumber bahwa yang membawa Injil ke Papua adalah orang Tidore. Menurut www.hidayatullah.com, para sejarawan Barat seperti Thomas W. Arnold maupun WC.Klein dalam bukunya “The Preaching Of Islam” dan “Neiuw Guinea” menjelaskan bahwa missionaris Kristen yang pertama datang ke Papua adalah C.W.Ottow dan G.J. Geissler yang mendarat di Pulau Mansinam, Teluk Doreh, sebelah utara Manokwari, Irian Jaya Barat, pada tanggal 5 Februari 1855. 

Uniknya, kedatangan para missionaris itu justru diantar oleh tokoh Muslim dari kerajaan Ternate, Tidore dan Salawati, yang saat itu merupakan kerajaan-kerajaan yang sangat berpengaruh di kawasan Timur Indonesia. Saat itu, setiap orang yang akan memasuki Papua harus meminta izin penguasa dari kerajaan-kerajaan Muslim tersebut. Fakta sejarah  tersebut menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan Islam tersebut sudah mempraktekkan toleransi keagamaan yang tinggi.

Ottow dan Geissler yang berasal dari Gereja Protestan Jerman, adalah murid Ds. OG. Heldring yang membentuk perhimpunan “Pengijil Tukang” yakni juru injil yang sekaligus memiliki keahlian di bidang pertukangan dan pertanian, pada tahun 1847.

Selain Ottow dan Geissler, delapan orang utusan di kirim oleh institusi tersebut ke Sangir dan Talaud, sebuah kawasan di bagian utara pulau Sulawesi Utara.

Mereka itulah missionaris-missionaris handal pada masanya, yang telah sukses menancapkan tonggak Kristenisasi secara permanen di kawasan timur Indonesia, khususnya Papua.

Di Pulau Mansinam masih terdapat bukti-bukti sejarah mengenai kedatangan kedua misionaris tersebut antara lain Situs Gereja, Rumah, Asrama, Sumur Tua dan beberapa Makam Zending. Di Mansinam juga dibangun Tugu Masuknya Injil di Tanah Papua. Tanggal  5 Februari juga ditetapkan sebagai Hari Pekabaran Injil di Tanah Papua dan selalu diperingati tiap tahun di Mansinam dengan meriah. Sebagai tambahan, penduduk Mansinam saat ini 100% bergama Kristen. Salam kenal untuk Nurhasanah. Syukur dofu, admin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas tanggapan admin. Saya senang bisa bertukar pendapat dan berbagi ilmu. Tetapi, mohon maaf  saya bukan dosen UNKHAIR tetapi dosen STKIP KIE RAHA TERNATE. Untuk Nurhasanah, saya sependapat dengan admin. Saya juga belum pernah mendapatkan sumber bahwa yang membawa Injil ke Papua adalah orang Tidore. Menurut <a href="http://www.hidayatullah.com" rel="nofollow">http://www.hidayatullah.com</a>, para sejarawan Barat seperti Thomas W. Arnold maupun WC.Klein dalam bukunya “The Preaching Of Islam” dan “Neiuw Guinea” menjelaskan bahwa missionaris Kristen yang pertama datang ke Papua adalah C.W.Ottow dan G.J. Geissler yang mendarat di Pulau Mansinam, Teluk Doreh, sebelah utara Manokwari, Irian Jaya Barat, pada tanggal 5 Februari 1855. </p>
<p>Uniknya, kedatangan para missionaris itu justru diantar oleh tokoh Muslim dari kerajaan Ternate, Tidore dan Salawati, yang saat itu merupakan kerajaan-kerajaan yang sangat berpengaruh di kawasan Timur Indonesia. Saat itu, setiap orang yang akan memasuki Papua harus meminta izin penguasa dari kerajaan-kerajaan Muslim tersebut. Fakta sejarah  tersebut menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan Islam tersebut sudah mempraktekkan toleransi keagamaan yang tinggi.</p>
<p>Ottow dan Geissler yang berasal dari Gereja Protestan Jerman, adalah murid Ds. OG. Heldring yang membentuk perhimpunan “Pengijil Tukang” yakni juru injil yang sekaligus memiliki keahlian di bidang pertukangan dan pertanian, pada tahun 1847.</p>
<p>Selain Ottow dan Geissler, delapan orang utusan di kirim oleh institusi tersebut ke Sangir dan Talaud, sebuah kawasan di bagian utara pulau Sulawesi Utara.</p>
<p>Mereka itulah missionaris-missionaris handal pada masanya, yang telah sukses menancapkan tonggak Kristenisasi secara permanen di kawasan timur Indonesia, khususnya Papua.</p>
<p>Di Pulau Mansinam masih terdapat bukti-bukti sejarah mengenai kedatangan kedua misionaris tersebut antara lain Situs Gereja, Rumah, Asrama, Sumur Tua dan beberapa Makam Zending. Di Mansinam juga dibangun Tugu Masuknya Injil di Tanah Papua. Tanggal  5 Februari juga ditetapkan sebagai Hari Pekabaran Injil di Tanah Papua dan selalu diperingati tiap tahun di Mansinam dengan meriah. Sebagai tambahan, penduduk Mansinam saat ini 100% bergama Kristen. Salam kenal untuk Nurhasanah. Syukur dofu, admin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-524</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 05:01:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-524</guid>
		<description>Kalo demikian, apa kira2 kontribusi anda untuk melengkapi artikel singkat ini....?! Saya tunggu...!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo demikian, apa kira2 kontribusi anda untuk melengkapi artikel singkat ini&#8230;.?! Saya tunggu&#8230;!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal &#8220;ORANG TOGUTIL&#8221;, Suku Terasing di Pedalaman Pulau Halmahera oleh Udhien Dancy</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2009/03/25/mengenal-orang-togutil-suku-terasing-di-pulau-halmahera-2/#comment-523</link>
		<dc:creator>Udhien Dancy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 04:36:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?p=205#comment-523</guid>
		<description>Saya salah seorang pemerhati suku2 primitive di Indonesia. Saya sudah bayak menemui suku2 yang tertinggal di seluruh indonesia,termasuh suku Togutil yang tinggal di pedalaman Halmahera,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya salah seorang pemerhati suku2 primitive di Indonesia. Saya sudah bayak menemui suku2 yang tertinggal di seluruh indonesia,termasuh suku Togutil yang tinggal di pedalaman Halmahera,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di My Profil oleh Almascatie</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/about/#comment-522</link>
		<dc:creator>Almascatie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 11:04:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-522</guid>
		<description>Salam kenal pak,
Tukeran link dah
:salam:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal pak,<br />
Tukeran link dah<br />
:salam:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-521</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 08:30:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-521</guid>
		<description>Kalo mo ikutan silakan saja, Website yang saya buat ini terbuka untuk siapa saja. Informasi yang saya berikan di sini sifatnya &quot;Deskriptif&quot;, yakni menyajikan apa adanya. Namun demikian saya terbuka untuk saran, kritik, bantahan, ataupun lainnya baik yang bersifat &quot;destruktif&quot; maupun &quot;konstruktif&quot; demi untuk kesempurnaan. Memang setiap membahas aspek sosiologis dari sisi kehidupan manusia tidak boleh kita mengklaim itu sebagai suatu karya yang &quot;&lt;em&gt;sudah benar&lt;/em&gt;&quot; dan &quot;&lt;em&gt;mutlak&lt;/em&gt;&quot;, mungkin masih ada pendapat lain yang lebih &quot;akurat&quot; dari yang kita punya. Setuju gak....?!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo mo ikutan silakan saja, Website yang saya buat ini terbuka untuk siapa saja. Informasi yang saya berikan di sini sifatnya &#8220;Deskriptif&#8221;, yakni menyajikan apa adanya. Namun demikian saya terbuka untuk saran, kritik, bantahan, ataupun lainnya baik yang bersifat &#8220;destruktif&#8221; maupun &#8220;konstruktif&#8221; demi untuk kesempurnaan. Memang setiap membahas aspek sosiologis dari sisi kehidupan manusia tidak boleh kita mengklaim itu sebagai suatu karya yang &#8220;<em>sudah benar</em>&#8221; dan &#8220;<em>mutlak</em>&#8220;, mungkin masih ada pendapat lain yang lebih &#8220;akurat&#8221; dari yang kita punya. Setuju gak&#8230;.?!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-520</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 08:22:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-520</guid>
		<description>Untuk &quot;oranghalmahera@yahoo.co.id&quot;, komentar dan saran masukan anda yang pertama dan komentar yg kedua telah saya hilangkan dalam kolom komentar ini, karena sudah terakomodir dalam bentuk &quot;paragraf tambahan&quot; dan &quot;perubahan judul utama dan sub judul&quot; pada artikel ini. (Edisi edit terbaru - di atas).  - Admin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk &#8220;oranghalmahera@yahoo.co.id&#8221;, komentar dan saran masukan anda yang pertama dan komentar yg kedua telah saya hilangkan dalam kolom komentar ini, karena sudah terakomodir dalam bentuk &#8220;paragraf tambahan&#8221; dan &#8220;perubahan judul utama dan sub judul&#8221; pada artikel ini. (Edisi edit terbaru &#8211; di atas).  &#8211; Admin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-519</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 08:16:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-519</guid>
		<description>Terima kasih atas kunjungannya. Saya mo tanya dulu nih sama Nurhasanah, itu menurut &quot;cerita&quot; yang mana? oleh siapa? Saya saja baru dengar kalo yang membawa Injil ke Papua adalah orang Tidore. Yang perlu dipertanyakan lagi adalah; &quot;Bangsa&quot; Tidore adalah Islam, bagaimana mungkin membawa Injil ke tanah Papua. Bukankah yang menyebarkan agama Kristen ke sana adalah Misionaris-Misionaris Belanda yang datang bersamaan dengan Penguasa-nya...?  Tapi tidak apa-apa, saya tertarik untuk menelusuri ini. Kalo ada referensi tentang hal itu silakan sharing dengan saya kapan saja. Ditunggu. 

&lt;em&gt;Ngomong2, Ngon basa Todore waro bolo uwa...?! Fangare kare Toma Jkt, walopun gulu toma kie te Gam, tapi selalu pake basa Ternate se Todore yali. Aa.. me ngom nga turunan ge nga asal tia toma Jailolo trus ia toma Todore, rai ino sari ahu ma linga toma Tarnate ma uci tora ngom ngofa te dano bolo....&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kunjungannya. Saya mo tanya dulu nih sama Nurhasanah, itu menurut &#8220;cerita&#8221; yang mana? oleh siapa? Saya saja baru dengar kalo yang membawa Injil ke Papua adalah orang Tidore. Yang perlu dipertanyakan lagi adalah; &#8220;Bangsa&#8221; Tidore adalah Islam, bagaimana mungkin membawa Injil ke tanah Papua. Bukankah yang menyebarkan agama Kristen ke sana adalah Misionaris-Misionaris Belanda yang datang bersamaan dengan Penguasa-nya&#8230;?  Tapi tidak apa-apa, saya tertarik untuk menelusuri ini. Kalo ada referensi tentang hal itu silakan sharing dengan saya kapan saja. Ditunggu. </p>
<p><em>Ngomong2, Ngon basa Todore waro bolo uwa&#8230;?! Fangare kare Toma Jkt, walopun gulu toma kie te Gam, tapi selalu pake basa Ternate se Todore yali. Aa.. me ngom nga turunan ge nga asal tia toma Jailolo trus ia toma Todore, rai ino sari ahu ma linga toma Tarnate ma uci tora ngom ngofa te dano bolo&#8230;.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Galeri Foto Ternate oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/gambar/#comment-518</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 08:07:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/galeri-foto/#comment-518</guid>
		<description>Belum sempat di-upload nih..... soalnya butuh waktu lama tiap uploading foto, males batunggu lama. Tapi nanti kalo ada waktu akan saya perbanyak koleksi fotonya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Belum sempat di-upload nih&#8230;.. soalnya butuh waktu lama tiap uploading foto, males batunggu lama. Tapi nanti kalo ada waktu akan saya perbanyak koleksi fotonya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di My Profil oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/about/#comment-517</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 08:06:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-517</guid>
		<description>Buat : &lt;strong&gt;Abdul Waris&lt;/strong&gt;.....
Saya di Ternate tinggal di Dufa-Dufa Pantai, lahir dan masa kecil di situ. Ayah saya seorang pensiunan guru, namanya Haji &quot;Engku&quot; Arsad Abdullatif. Mungkin tahu kali. Setelah lulus SMA tahun 1988 saya merantau, kuliah di Manado, dan skrg kerja di Ibukota sejak thn 1996 yang lalu. Jadi baru 13 tahun di Jkt.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat : <strong>Abdul Waris</strong>&#8230;..<br />
Saya di Ternate tinggal di Dufa-Dufa Pantai, lahir dan masa kecil di situ. Ayah saya seorang pensiunan guru, namanya Haji &#8220;Engku&#8221; Arsad Abdullatif. Mungkin tahu kali. Setelah lulus SMA tahun 1988 saya merantau, kuliah di Manado, dan skrg kerja di Ibukota sejak thn 1996 yang lalu. Jadi baru 13 tahun di Jkt.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Stratifikasi Sosial Masyarakat Adat di Ternate oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-516</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 08:03:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-516</guid>
		<description>Buat :&lt;strong&gt; Abdul Waris....&lt;/strong&gt;
Jaman dahulu memang iya, tapi saat ini masyarakat Ternate sudah heterogen dan  bukan jaman kerajaan lagi sehingga golongan strata ini semakin pudar, namun masih terasa di kalangan masyarakat adat (khususnya Ternate Utara). Demikian jawaban saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat :<strong> Abdul Waris&#8230;.</strong><br />
Jaman dahulu memang iya, tapi saat ini masyarakat Ternate sudah heterogen dan  bukan jaman kerajaan lagi sehingga golongan strata ini semakin pudar, namun masih terasa di kalangan masyarakat adat (khususnya Ternate Utara). Demikian jawaban saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Admin</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-515</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 08:00:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-515</guid>
		<description>Terima kasih banyak atas kunjungannya... nanti kalo ada yang dibicarakan akan saya kontak... !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih banyak atas kunjungannya&#8230; nanti kalo ada yang dibicarakan akan saya kontak&#8230; !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Nurhasanah Syahdan</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-514</link>
		<dc:creator>Nurhasanah Syahdan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 04:39:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-514</guid>
		<description>IKUTAN DONG...SALAM KENAL BUAT SMUA YG ADA DISINI, SENANG BISA GABUNG DISINI, ADA GA  SEJARAH INJIL MASUK DITANAH PAPUA, SOALNYA MENURUT CERITA YG BAWA INJIL KE PAPUA ITU ORANG ASLI TIDORE, KAN MERUPAKAN SUATU KEBANGGAN TERSENDIRI KARENA SY ADLAH ASLI TIDORE YG BESAR DITANAH PAPUA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>IKUTAN DONG&#8230;SALAM KENAL BUAT SMUA YG ADA DISINI, SENANG BISA GABUNG DISINI, ADA GA  SEJARAH INJIL MASUK DITANAH PAPUA, SOALNYA MENURUT CERITA YG BAWA INJIL KE PAPUA ITU ORANG ASLI TIDORE, KAN MERUPAKAN SUATU KEBANGGAN TERSENDIRI KARENA SY ADLAH ASLI TIDORE YG BESAR DITANAH PAPUA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menelusuri JEJAK SEJARAH Kekuasaan KESULTANAN TIDORE di Halmahera Selatan dan Tanah Papua oleh Nurhasanah Syahdan</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-513</link>
		<dc:creator>Nurhasanah Syahdan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 04:29:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/12/15/menelusuri-jejak-sejarah-kekuasaan-kesultanan-tidore-di-halmahera-selatan-papua-kepulauan-pacific-selatan-2/#comment-513</guid>
		<description>SENANG SEKALI MEMBACA SEMUA INI, NTUK MENAMBAH PENGETAHUAN, BISA GA SAYA DAPATKAN SEJARAH TENTANG INJIL MASUK DITANAH PAPUA, KRN MENURUT CERITA YG MEMBAWA INJIL KE PAPUA ADALAH ORG TIDORE? SEJARAH INI SANGAT PENTING NTUK SAYA YG HIDUP DAN BESAR DI PAPUA BARAT, KRN MERUPAKAN SUATU KEBANGGAAN NTUK SAYA YG ASLI TIDORE, MAKASIH SEBELUMNYA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SENANG SEKALI MEMBACA SEMUA INI, NTUK MENAMBAH PENGETAHUAN, BISA GA SAYA DAPATKAN SEJARAH TENTANG INJIL MASUK DITANAH PAPUA, KRN MENURUT CERITA YG MEMBAWA INJIL KE PAPUA ADALAH ORG TIDORE? SEJARAH INI SANGAT PENTING NTUK SAYA YG HIDUP DAN BESAR DI PAPUA BARAT, KRN MERUPAKAN SUATU KEBANGGAAN NTUK SAYA YG ASLI TIDORE, MAKASIH SEBELUMNYA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Galeri Foto Ternate oleh Abdul Waris</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/gambar/#comment-511</link>
		<dc:creator>Abdul Waris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 03:46:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/galeri-foto/#comment-511</guid>
		<description>mana foto2 ternatenya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mana foto2 ternatenya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di My Profil oleh Abdul Waris</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/about/#comment-510</link>
		<dc:creator>Abdul Waris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 03:28:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-510</guid>
		<description>dufa2 tinggal di sebelah mana,dulu waktu sekolah sya tinggal di muka sma 4 ternate</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dufa2 tinggal di sebelah mana,dulu waktu sekolah sya tinggal di muka sma 4 ternate</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Stratifikasi Sosial Masyarakat Adat di Ternate oleh Abdul Waris</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-509</link>
		<dc:creator>Abdul Waris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 02:36:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/2008/01/17/stratifikasi-sosial-masyarakat-adat-di-ternate/#comment-509</guid>
		<description>Mantap..tapi apakah..golongan strata itu...terealisasi secara terbuka di kota ternate,,mungkin kita bangga dengan ini.Kultur ternate adalah kultur peradaban yang tidak akan hilang dan di makan oleh waktu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mantap..tapi apakah..golongan strata itu&#8230;terealisasi secara terbuka di kota ternate,,mungkin kita bangga dengan ini.Kultur ternate adalah kultur peradaban yang tidak akan hilang dan di makan oleh waktu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Abdul Waris</title>
		<link>http://ternate.wordpress.com/buku-tamu/#comment-508</link>
		<dc:creator>Abdul Waris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 02:17:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ternate.wordpress.com/?page_id=78#comment-508</guid>
		<description>kalo mau sharing please contact:waris_82@yahoo.com untuk YM2an.

ternate-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo mau sharing please contact:waris_82@yahoo.com untuk YM2an.</p>
<p>ternate-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
